Putri Chavez Berunjuk rasa di Caracas: “Venezuela Berdaulat, Harapan Tetap Hidup”

- Jurnalis

Senin, 5 Januari 2026 - 23:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dihadapan banyak orang di Caracas, Rosinés Chavez mendesak dunia untuk menghormati kedaulatan dan kemerdekaan Venezuela. Putri mendiang pemimpin Hugo Chavez menyerukan pembebasan segera Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, yang ditangkap oleh pasukan AS dan dibawa ke New York.

Menyerukan untuk menghormati Venezuela

Berbicara kepada para pendukungnya, Chavez mengatakan rakyat Venezuela menuntut penghormatan terhadap kemerdekaan dan kedaulatan negara mereka. Dia bersikeras bahwa Maduro dan Cilia Flores harus dikembalikan, dan menekankan bahwa Venezuela tidak akan tunduk pada tekanan asing.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Orang-orang ini tidak akan menyerah”

Chavez menyoroti keberanian dan martabat rakyat Venezuela, menggambarkannya sebagai warisan yang diwarisi dari para pembebas negara tersebut. Dia memperingatkan bahwa mereka yang percaya bahwa Venezuela dapat dengan mudah ditundukkan adalah mereka yang melakukan kesalahan perhitungan yang serius.

Pesan perdamaian dan keadilan

Menekankan perdamaian, Chavez mengatakan Venezuela berupaya hidup tanpa kekerasan dan ketidakadilan. Ia mencatat bahwa pesan ini telah lama disuarakan oleh Hugo Chavez dan terus dijunjung oleh Presiden Maduro.

“Harapan ada di jalanan”

Chavez menekankan bahwa demonstrasi tersebut bukan sekedar membela individu, namun tentang membela tanah air, warisannya, dan masa depannya. Menyerukan masyarakat untuk tidak kehilangan harapan, dia mengatakan harapan hidup di jalanan dan dalam persatuan masyarakat.

“Venezuela gratis”

Di hadapan seluruh rakyat Venezuela—apa pun afiliasi politiknya—Chavez mendesak warga negaranya untuk membela negaranya. Dia menyatakan bahwa Venezuela berdaulat dan bebas, dan bersumpah bahwa negaranya akan menang.

Operasi militer dan penyitaan

Pada hari Sabtu, Amerika Serikat melancarkan operasi militer skala besar di wilayah Venezuela, yang berdampak pada Caracas serta negara bagian Miranda, Aragua, dan La Guaira. Operasi tersebut diakhiri dengan penangkapan Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, yang dibawa ke luar negeri.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

AS Kembalikan Artefak Papua yang Dicuri ke Indonesia
KPK Ungkap Menteri Kehutanan Raja Juli Bertemu Bupati Kuansing Lebih dari Sekali
Pemerintah Genjot Pembangunan 37.373 Huntap di Aceh, Kemajuannya Hanya 4,9 Persen
Febrie Adriansyah Tak Terpantau Jurnalis Saat Penuhi Panggilan Jaksa Agung, Lewat Pintu Mana?
FISIP Unimal dan Universitas Dharmawangsa Siapkan MoA, Kerjasama Dosen dan Pertukaran Mahasiswa
Dea, Anak Pejabat Gayo Lues yang Viral Melenturkan, Minta Maaf, Akui Salah dan Hapus Postingan
Jika Iran tidak menjual minyak, negara-negara Teluk juga tidak akan menjual minyak
Tindakan Sepihak Filipina Sangat Merusak Tatanan Regional

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 03:09 WIB

AS Kembalikan Artefak Papua yang Dicuri ke Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:55 WIB

KPK Ungkap Menteri Kehutanan Raja Juli Bertemu Bupati Kuansing Lebih dari Sekali

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:37 WIB

Pemerintah Genjot Pembangunan 37.373 Huntap di Aceh, Kemajuannya Hanya 4,9 Persen

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:59 WIB

Febrie Adriansyah Tak Terpantau Jurnalis Saat Penuhi Panggilan Jaksa Agung, Lewat Pintu Mana?

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:33 WIB

FISIP Unimal dan Universitas Dharmawangsa Siapkan MoA, Kerjasama Dosen dan Pertukaran Mahasiswa

Berita Terbaru

HEADLINE

AS Kembalikan Artefak Papua yang Dicuri ke Indonesia

Sabtu, 25 Jul 2026 - 03:09 WIB

HEADLINE

Pratinjau Seri: Milwaukee Brewers vs. Colorado Rockies

Sabtu, 25 Jul 2026 - 02:39 WIB