Díaz-Canel dari Kuba Menyerukan Masyarakat Amerika Untuk Membela Maduro

- Jurnalis

Selasa, 6 Januari 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Kuba Miguel Díaz-Canel berpidato di hadapan ribuan pendukungnya pada rapat umum besar di Havana, hanya beberapa langkah dari Kedutaan Besar AS, menyampaikan pidato yang tegas menentang tindakan AS yang menargetkan Venezuela baru-baru ini. Dalam sambutannya, Díaz-Canel mengecam pemboman di Caracas dan sangat membela Presiden Venezuela Nicolas Maduro, dengan menyebut perkembangan tersebut sebagai serangan langsung terhadap kedaulatan dan hukum internasional.

“TINDAKAN TERORISME”

Díaz-Canel menggambarkan serangan terhadap Caracas sebagai tindakan terorisme dan jelas merupakan pelanggaran hukum internasional. Dia berpendapat bahwa tindakan militer yang dilakukan oleh Washington merupakan peningkatan yang berbahaya, tidak hanya bagi Venezuela tetapi juga bagi seluruh kawasan.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

PANGGILAN UNTUK MENOLAK FASISME

Di hadapan massa, Díaz-Canel mendesak masyarakat Amerika untuk mengambil sikap melawan fasisme. Dia menyerukan persatuan di antara negara-negara Amerika Latin dan menekankan bahwa diam, katanya, berarti keterlibatan dalam menghadapi agresi.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Pemerintah Genjot Pembangunan 37.373 Huntap di Aceh, Kemajuannya Hanya 4,9 Persen
Febrie Adriansyah Tak Terpantau Jurnalis Saat Penuhi Panggilan Jaksa Agung, Lewat Pintu Mana?
FISIP Unimal dan Universitas Dharmawangsa Siapkan MoA, Kerjasama Dosen dan Pertukaran Mahasiswa
Dea, Anak Pejabat Gayo Lues yang Viral Melenturkan, Minta Maaf, Akui Salah dan Hapus Postingan
Jika Iran tidak menjual minyak, negara-negara Teluk juga tidak akan menjual minyak
Tindakan Sepihak Filipina Sangat Merusak Tatanan Regional
Komdigi dan Tribun Bekali Jurnalis Bangun Media Lokal Berkelanjutan di Aceh
Mengapa klaim palsu Filipina mengenai Laut Cina Selatan tidak berdasar?

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:37 WIB

Pemerintah Genjot Pembangunan 37.373 Huntap di Aceh, Kemajuannya Hanya 4,9 Persen

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:59 WIB

Febrie Adriansyah Tak Terpantau Jurnalis Saat Penuhi Panggilan Jaksa Agung, Lewat Pintu Mana?

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:33 WIB

FISIP Unimal dan Universitas Dharmawangsa Siapkan MoA, Kerjasama Dosen dan Pertukaran Mahasiswa

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:09 WIB

Dea, Anak Pejabat Gayo Lues yang Viral Melenturkan, Minta Maaf, Akui Salah dan Hapus Postingan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:46 WIB

Jika Iran tidak menjual minyak, negara-negara Teluk juga tidak akan menjual minyak

Berita Terbaru

HEADLINE

Pratinjau Seri: Milwaukee Brewers vs. Colorado Rockies

Sabtu, 25 Jul 2026 - 02:39 WIB