Sekjen PBB 'dengan tegas' mengutuk Israel karena memaksa masuk ke kompleks UNRWA di Yerusalem Timur – RakyatPos.id

- Jurnalis

Selasa, 9 Desember 2025 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada hari Senin “dengan keras” mengecam pemerintah Israel karena secara paksa memasuki kompleks badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) di Yerusalem Timur, dan menekankan status fasilitas PBB yang “tidak dapat diganggu gugat”. Anadolu melaporkan.

“Saya mengecam keras masuknya pihak berwenang Israel ke dalam kompleks Sheikh Jarrah PBB yang dikuasai UNRWA yang terletak di Yerusalem Timur yang diduduki oleh otoritas Israel. Kompleks ini tetap menjadi lokasi PBB dan tidak dapat diganggu gugat serta kebal dari segala bentuk campur tangan lainnya,” kata Guterres dalam sebuah pernyataan.

Dia menekankan bahwa “tindakan eksekutif, administratif, yudisial, atau legislatif apa pun terhadap properti dan aset Perserikatan Bangsa-Bangsa dilarang berdasarkan Konvensi Hak Istimewa dan Kekebalan Perserikatan Bangsa-Bangsa,” yang juga telah dikonfirmasi oleh Mahkamah Internasional.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA: Majelis Umum PBB memperbarui mandat badan PBB untuk pengungsi Palestina selama 3 tahun

Mendesak “Israel untuk segera mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memulihkan, melestarikan dan menegakkan lokasi UNRWA yang tidak dapat diganggu gugat,” Sekjen PBB meminta Israel untuk “menahan diri dari mengambil tindakan lebih lanjut sehubungan dengan lokasi UNRWA, sejalan dengan kewajibannya berdasarkan Piagam PBB dan kewajiban lainnya berdasarkan hukum internasional, termasuk yang berkaitan dengan hak istimewa dan kekebalan PBB.”

Menurut ketua UNRWA Philippe Lazzarini, polisi Israel didampingi pejabat kota secara paksa memasuki kompleks UNRWA di Yerusalem Timur pada pagi hari. “Sepeda motor polisi, serta truk dan forklift, dibawa masuk dan semua komunikasi diputus. Perabotan, peralatan IT, dan properti lainnya disita. Bendera PBB diturunkan dan diganti dengan bendera Israel,” tulisnya di perusahaan media sosial Amerika, X.

UNRWA didirikan oleh Majelis Umum PBB lebih dari 70 tahun yang lalu untuk membantu warga Palestina yang terpaksa mengungsi dari tanah mereka.

Badan PBB tersebut menghadapi kesulitan keuangan yang parah sejak Israel melarangnya beroperasi di wilayahnya dan melancarkan kampanye pencemaran nama baik yang mengklaim bahwa anggota stafnya terlibat dalam serangan 7 Oktober 2023. Personil UNRWA terpaksa mengosongkan kompleks tersebut pada awal tahun ini.

BACA: Polisi Israel menukar bendera PBB dengan bendera Israel selama penggerebekan di kompleks UNRWA di Yerusalem Timur

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED
Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4
Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus
Warga Korowai Dikabarkan Kabur, Tiga Tewas Tertembak
Kaesang Ingin Buktikan Pengaruh Jokowi dan 'Goyangkan' Suara PDIP di Jateng V

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:28 WIB

Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:18 WIB

Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus

Berita Terbaru