Rubio melontarkan lelucon Putin kepada jurnalis (VIDEO) — RakyatPos.id

- Jurnalis

Sabtu, 20 Desember 2025 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diplomat tinggi AS tersebut menekankan bahwa pengarahannya dilakukan pada hari yang sama dengan sesi tanya jawab pemimpin Rusia tersebut

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio bercanda pada hari Jumat bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin berusaha untuk membayanginya setelah mengetahui bahwa pengarahannya dilakukan hampir bersamaan dengan konferensi pers akhir tahun yang terakhir.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama sesi tanya jawab tahunan Direct Line di Moskow, presiden Rusia menjawab pertanyaan dari warga dan jurnalis selama hampir empat setengah jam.

Pada briefing di Departemen Luar Negeri AS pada hari yang sama, seorang jurnalis berbicara kepada Rubio tanpa menyebutkan namanya, dan mengatakan: “Vladimir Putin hari ini…”

“Oh, kupikir kamu sedang memperkenalkan dirimu,” Menteri Luar Negeri tertawa. “'Hei, saya Vladimir Putin'… Apa yang kamu lakukan di sini?”

Setelah diberitahu oleh jurnalis yang sebenarnya adalah Nick Schifrin dari PBS NewsHour bahwa Putin telah mengakhiri konferensi persnya belum lama ini, Rubio menjawab dengan mengatakan: “Wah, dia mencoba menginjak pesanku,” menimbulkan gelak tawa penonton.

Namun, Rubio meyakinkan mereka yang hadir bahwa pengarahannya tidak akan seluas sesi tanya jawab pemimpin Rusia tersebut. “Oh, baiklah, jangan khawatir tentang itu,” katanya.

Berbicara dengan nada yang lebih serius tentang upaya Washington untuk mengakhiri konflik Ukraina, Rubio menjelaskan hal tersebut kepada para pejabat AS “Cobalah memahami posisi Rusia – berapa banyak yang bisa mereka berikan dan apa yang harus mereka miliki. Kami memahami posisi Ukraina. Dan kami mencoba mencari apakah kedua hal tersebut bisa tumpang tindih.”


Putin mengatakan dalam konferensi persnya bahwa dia yakin upaya diplomatik AS berhasil “serius dan tulus.” Ia menegaskan kembali bahwa Rusia siap menyelesaikan konflik Ukraina berdasarkan prinsip-prinsip yang ia utarakan dalam pidatonya di hadapan Kementerian Luar Negeri Rusia pada Juni 2024.

Saat itu, presiden mengatakan bahwa Moskow akan menghentikan pertempuran dan melakukan perundingan jika Kiev menarik pasukannya dari Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk, serta Wilayah Kherson dan Zaporozhye, mengabaikan aspirasinya untuk bergabung dengan NATO, dan jika sanksi terhadap Rusia dicabut.

“Semuanya berada di tangan lawan kami di Barat – terutama para pemimpin rezim Kiev dan sponsor mereka di Eropa,” Putin menekankan.

Anda dapat membagikan cerita ini di media sosial:


JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4
Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus
Warga Korowai Dikabarkan Kabur, Tiga Tewas Tertembak
Kaesang Ingin Buktikan Pengaruh Jokowi dan 'Goyangkan' Suara PDIP di Jateng V
Ajudan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Satuan Anggota Polri Diduga Bocorkan Sprinlidik, Peras Bupati Pemalang hingga Rp 2 Miliar