Reuters: Amerika melakukan penerbangan pengintaian di Nigeria setelah berita ancaman Trump

- Jurnalis

Selasa, 23 Desember 2025 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Reuters mengungkapkan, berdasarkan data pelacakan penerbangan dan sumber-sumber Amerika, bahwa Amerika Serikat telah melakukan penerbangan pengintaian untuk mengumpulkan informasi intelijen di sebagian besar Nigeria sejak akhir November.

Sifat informasi yang ditargetkan tidak diketahui, namun operasi ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan melakukan intervensi militer di Nigeria, dan menuduh pihak berwenang di sana gagal “menghentikan kekerasan terhadap komunitas Kristen.”

Data pelacakan menunjukkan bahwa pesawat yang digunakan untuk misi ini, yang dioperasikan oleh perusahaan kontraktor Amerika, biasanya lepas landas dari ibu kota Ghana, Accra, dan terbang di atas wilayah Nigeria sebelum kembali ke Ghana.

Data juga menunjukkan bahwa perusahaan pengoperasinya adalah Tenax Aerospace yang berbasis di Mississippi, yang khusus menyediakan pesawat untuk misi khusus bekerja sama dengan Angkatan Darat AS.

Liam Carr, kepala tim Afrika di Proyek Ancaman Kritis American Enterprise Institute, mengatakan operasi tersebut tampaknya dijalankan dari Bandara Accra, yang merupakan pusat dukungan logistik militer AS yang terkenal di Afrika.

tepercaya bekerja Langkah ini merupakan indikasi Washington membangun kembali kemampuannya di kawasan setelah penarikannya dari pangkalan udara di Niger tahun lalu menyusul langkah Niamey menuju kerja sama keamanan dengan Rusia, katanya. “Selama beberapa minggu terakhir, kami telah menyaksikan dimulainya kembali penerbangan pengintaian dan pengawasan di Nigeria.”

Seorang mantan pejabat AS mengkonfirmasi bahwa pesawat tersebut adalah bagian dari aset yang ditransfer oleh pemerintahan Trump ke Ghana pada bulan November, dan tugas tersebut termasuk melacak seorang pilot Amerika yang bekerja di Niger dan diculik di sana, dan mengumpulkan informasi tentang kelompok bersenjata yang aktif di Nigeria, “terutama Boko Haram dan ISIS” di Afrika Barat.

Departemen Pertahanan AS mengatakan – dalam sebuah pernyataan – bahwa mereka mengadakan pertemuan “konstruktif” dengan Nigeria menyusul pesan Trump, namun menolak untuk membahas rinciannya, sementara belum ada komentar yang dikeluarkan oleh tentara Nigeria atau pihak berwenang Ghana.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4
Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus
Warga Korowai Dikabarkan Kabur, Tiga Tewas Tertembak
Kaesang Ingin Buktikan Pengaruh Jokowi dan 'Goyangkan' Suara PDIP di Jateng V
Ajudan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Satuan Anggota Polri Diduga Bocorkan Sprinlidik, Peras Bupati Pemalang hingga Rp 2 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:18 WIB

Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:28 WIB

Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:18 WIB

Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus

Berita Terbaru