Permintaan yang Meledak di Tiga Sektor Utama Diharapkan Mendorong Kesuksesan Pasar Saham Taiwan yang Berkelanjutan – https://istanbulpost.com.tr

- Jurnalis

Senin, 15 Desember 2025 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Supercycle yang dipicu oleh gelombang AI telah membantu ekspor Taiwan mencapai rekor tertinggi tahun ini, dan pasar saham Taiwan juga mengikuti pemulihan berbentuk V yang dramatis. Menatap kuartal pertama tahun depan, tim peneliti Bursa Efek Taiwan di Uni-President Investment Trust percaya bahwa, dengan memanfaatkan penurunan suku bunga dan lonjakan permintaan AI, Indeks Tertimbang Bursa Efek Taiwan (TWSE) berpotensi untuk terus menantang level tertinggi baru. Dari segi industri, mereka optimis terhadap peningkatan server AI, yang diharapkan dapat membawa peluang pertumbuhan besar ke tiga sektor utama: AI ASIC, manajemen termal, dan PCB/CCL. Namun, mereka tetap harus mewaspadai hambatan pasar yang masih ada, termasuk potensi perlambatan dalam data pertumbuhan karena tingginya basis data, dan ketidakpastian yang timbul dari proteksionisme perdagangan dan konflik geopolitik, yang semuanya dapat menyebabkan fluktuasi sesekali dalam peningkatan ekonomi global.

Kejutan terbesar terhadap pasar investasi pada tahun 2025 tidak diragukan lagi adalah kebijakan tarif Trump. Namun, berkat lonjakan permintaan AI dan perubahan dramatis dalam kebijakan tarif, Indeks Tertimbang TWSE pulih dengan cepat setelah mencapai titik terendah pada tanggal 9 April, pulih sebanyak 60% pada awal Desember—tingkat volatilitas yang jarang terlihat dalam sejarah. Memasuki kuartal I tahun depan, kinerja pasar saham Taiwan masih akan erat kaitannya dengan perekonomian AS. Perekonomian AS didorong oleh tiga faktor utama: Pertama, pesatnya pertumbuhan investasi raksasa teknologi akan memberikan kontribusi besar terhadap PDB; kedua, secara fiskal, pendapatan tarif akan menstabilkan defisit fiskal, dan pemotongan pajak berdasarkan RUU “Amerika Besar” akan secara positif meningkatkan investasi korporasi dan konsumsi swasta AS; ketiga, siklus penurunan suku bunga akan mendukung valuasi pasar saham yang tinggi, dan melemahnya dolar akan semakin meningkatkan keuntungan perusahaan-perusahaan AS di luar negeri.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Taiwan, Tim Riset Saham Taiwan dari Uni-President Investment Trust menyatakan bahwa mengingat percepatan pertumbuhan industri AI yang terus berlanjut, mereka memperkirakan keuntungan perusahaan Taiwan kemungkinan akan mencapai pertumbuhan dua digit lagi tahun depan. Kinerja pasar saham Taiwan secara historis menunjukkan korelasi positif yang kuat dengan profitabilitas perusahaan; oleh karena itu, mereka optimis terhadap pasar saham Taiwan tahun depan, bukan hanya karena fundamentalnya yang kuat, namun juga karena indeks tertimbang memiliki peluang besar untuk mencapai level tertinggi baru.

Mengenai momentum industri tertentu, Tim Riset Saham Taiwan dari Uni-President Investment Trust optimis bahwa dengan inovasi server AI yang berkelanjutan, ukuran pasar tidak hanya akan bertumbuh secara signifikan, namun juga akan menciptakan peluang investasi untuk peningkatan komponen periferal. Di sektor server AI, pengiriman server seri GB NVIDIA diperkirakan akan meningkat dua kali lipat pada tahun depan dibandingkan tahun 2025. Pada saat yang sama, kebangkitan chip yang dikembangkan sendiri akan mendorong produksi massal ASIC. Baik produksi seri GB maupun AI ASIC akan bergantung pada pabrikan Taiwan dengan kapasitas pengemasan CoWoS yang canggih, dan profitabilitas mereka diperkirakan akan semakin meningkat.

Peningkatan server AI juga menghadirkan peluang investasi industri baru. Meningkatnya penggunaan dan spesifikasi PCB dan substrat tidak hanya akan meningkatkan permintaan akan produk CCL (substrat foil tembaga) kelas atas, namun industri pembuangan panas juga akan memainkan peran penting. Tim Riset Saham Taiwan Uni-President Investment Trust memperkirakan bahwa ukuran pasar untuk pendingin udara, pendingin cair, dan pendingin imersi semuanya berpotensi mencapai tingkat pertumbuhan tahunan gabungan dua digit; di antaranya, momentum permintaan dan tingkat pertumbuhan pasar pendingin cair akan menjadi yang paling signifikan.

Selain itu, meskipun robot humanoid masih jauh dari produksi massal, Tim Riset Saham Taiwan Uni-President Securities Investment Trust tetap optimis bahwa robot humanoid akan menjadi samudra biru baru yang penting untuk aplikasi teknologi di masa depan. Komponen terkait termasuk paket baterai, pembuangan panas, serat karbon, sistem komunikasi dan penginderaan, serta mesin presisi seperti modul aktuator linier/putar yang digunakan untuk meningkatkan stabilitas berjalan robot. Semua ini bisa menjadi peluang pengembangan baru bagi pabrikan Taiwan.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED
Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4
Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus
Warga Korowai Dikabarkan Kabur, Tiga Tewas Tertembak
Kaesang Ingin Buktikan Pengaruh Jokowi dan 'Goyangkan' Suara PDIP di Jateng V

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:28 WIB

Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:18 WIB

Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus

Berita Terbaru