Perangi Deforestasi, Kapolres Pekalongan Pimpin Aksi Tanam 1.000 Pohon di Lahan Kritis di Simego

- Jurnalis

Senin, 29 Desember 2025 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Pekalongan – Polda Jawa Tengah – Tribratanews.jateng.polri.go.id I Kawasan hutan lindung di Desa Simego Kecamatan Petungkriyono yang selama ini menjadi penyangga ekosistem Kabupaten Pekalongan kini mendapat perhatian serius. Mengantisipasi ancaman bencana alam akibat alih fungsi lahan, Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, SIK, M.Si., memimpin langsung aksi penanaman pohon di lahan kritis, Kamis (19/12/2025).
Bertempat di Lapangan Dukuh Sikubang, Desa Simego, aksi ini melibatkan 300 personel gabungan Polri, TNI, Polhut, serta unsur masyarakat dan mahasiswa. Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan H. Abdul Munir, perwakilan Bupati Kajari, serta pimpinan KPH Pekalongan Timur dan Banyumas Timur.

Langkah ini diambil menyusul data yang memprihatinkan bahwa sejak tahun 2000, sekitar 70 hektar kawasan hutan lindung di Simego telah diubah secara ilegal menjadi lahan pertanian sayuran. Jika tidak dikendalikan, degradasi lahan ini mengancam wilayah rendah seperti Karanganyar, Wonopringgo, dan Kedungwuni dengan banjir bandang dan tanah longsor.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolri: Ini investasi jangka panjang, bukan sekadar seremonial

Dalam sambutannya Kapolres Pekalongan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata untuk menyelamatkan masa depan generasi mendatang.

“Kegiatan penghijauan yang kita lakukan saat ini tidak sekedar seremonial saja. Ini merupakan bentuk investasi jangka panjang bagi anak cucu kita di tengah ancaman perubahan iklim. Penanaman pohon merupakan upaya preventif yang paling efektif untuk menjaga stabilitas tanah dan ketersediaan air bersih,” tegas AKBP Rachmad.

Kapolri juga menyoroti pentingnya memberikan edukasi kepada masyarakat petani agar tidak terus melakukan budidaya ilegal di hutan lindung yang dapat merusak fungsi ekologi hutan.

Rangkul Warga: Hasil Panen Pohon untuk Masyarakat

Sebanyak 1.000 bibit pohon tahunan ditanam pada tahap pertama ini. Kapolri memastikan kegiatan ini berkelanjutan dan menjadi teladan bagi daerah lain. Menariknya, pihak kepolisian dan Perhutani sudah berkoordinasi agar masyarakat tetap mendapatkan manfaat ekonomi.

“Kami mulai mengajak masyarakat untuk menanam tanaman tahunan. Kami sudah berkoordinasi dengan Perhutani, bibit pohon yang kami tanam hari ini akan diberikan kepada masyarakat setelah panen. Jadi, kelestarian alam tetap terjaga, kesejahteraan warga juga diperhatikan,” tambah AKBP Rachmad.

Kapolri juga mengingatkan, dalam mencegah bencana, seluruh elemen harus bersatu dan bekerja sama.

“Kita punya slogan: Jagalah alam, maka alam akan menjaga kita. Semoga langkah Simego ini menjadi awal pemulihan hutan lindung kita,” tutupnya.

Aksi penanaman pohon ini diakhiri dengan penanaman simbolis oleh aparat Forkopimda bersama warga sekitar di titik-titik rawan longsor yang telah dipetakan. (ozy)

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED
Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.
Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Berita Pasar Saham dan Alat Penelitian
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:14 WIB

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:35 WIB

Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung

Berita Terbaru