Pasukan Israel menggerebek sebuah kota pedesaan di provinsi Quneitra di barat daya Suriah pada hari Sabtu dalam sebuah pelanggaran baru terhadap negara Arab tersebut, menurut media resmi Suriah. Anadolu laporan.
Saluran TV Al-Ikhbariya yang dikelola pemerintah melaporkan bahwa pasukan Israel memasuki kota Jabata al-Khashab dengan enam kendaraan militer disertai pengangkut personel lapis baja.
Belum ada komentar langsung dari tentara Israel atau pemerintah Suriah mengenai laporan media tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada hari Jumat, pasukan Israel menembakkan senapan mesin kaliber menengah dari posisi Tal Ahmar Barat menuju Tal Ahmar Timur di pedesaan selatan provinsi Quneitra. Tidak ada korban jiwa yang segera dilaporkan.
Pasukan Israel hampir setiap hari melakukan serangan di Suriah selatan dalam beberapa pekan terakhir, khususnya di provinsi Quneitra, melakukan penangkapan, mendirikan pos pemeriksaan, dan menghancurkan kawasan hutan, tindakan yang memicu kemarahan masyarakat lokal terhadap Israel.
Pasukan Israel telah berulang kali memasuki wilayah Suriah dan melancarkan serangan udara, membunuh warga sipil dan menghancurkan situs, kendaraan, senjata, dan amunisi militer Suriah.
Setelah jatuhnya rezim Bashar al-Assad pada akhir tahun 2024, Israel memperluas pendudukannya di Dataran Tinggi Golan Suriah dengan merebut zona penyangga demiliterisasi, sebuah tindakan yang melanggar perjanjian tahun 1974 dengan Suriah.
















