Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar pada hari Selasa memperbarui dukungan negaranya terhadap rencana AS untuk mengakhiri perang di Jalur Gaza dan mencapai solusi jangka panjang, menurut media Israel. Anadolu melaporkan.
Pernyataan itu disampaikan selama pertemuan dengan timpalannya dari Israel Gideon Saar, sebagai bagian dari kunjungan Jaishankar yang dimulai pada hari Selasa ke Tel Aviv dari Uni Emirat Arab (UEA).
Menurut Channel 14 Israel, menteri India menyatakan harapan bagi perdamaian di wilayah tersebut, dan mengatakan bahwa rencana Presiden AS Donald Trump untuk menghentikan pertempuran di Gaza akan menghasilkan “solusi yang bertahan lama dan berkelanjutan.”
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Jaishankar memperbarui dukungan negaranya terhadap rencana perdamaian Gaza, asalkan rencana tersebut mengarah pada solusi permanen di Jalur Gaza.
Israel telah menewaskan hampir 70.700 orang, sebagian besar wanita dan anak-anak, dan melukai lebih dari 171.100 lainnya dalam serangan di Gaza sejak Oktober 2023, sebelum serangan tersebut dihentikan berdasarkan kesepakatan gencatan senjata yang mulai berlaku pada 10 Oktober.
Fase pertama dari perjanjian gencatan senjata mencakup pembebasan sandera Israel dengan imbalan tahanan Palestina. Rencana tersebut juga mencakup pembangunan kembali Gaza dan pembentukan mekanisme pemerintahan baru tanpa Hamas.
BACA: Yordania, India setuju untuk memperkuat hubungan bilateral dan kerja sama ekonomi
















