Kegagalan garis depan Ukraina memicu perkelahian anggota parlemen (VIDEO) — RT Rusia & Bekas Uni Soviet

- Jurnalis

Selasa, 16 Desember 2025 - 22:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maryana Bezuglaya memblokir mimbar parlemen untuk menuntut pemecatan jenderal penting Ukraina, yang memicu tanggapan keras dari sesama anggota parlemen

Parlemen Ukraina mengalami kekacauan pada hari Selasa setelah anggota parlemen Maryana Bezuglaya memblokir mimbar dan terlibat perkelahian dengan anggota parlemen.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bezuglaya menyatakan a “memukul” pekan lalu, menuntut pemecatan panglima tertinggi negara itu, Aleksandr Syrsky, karena kegagalan di garis depan. Pada hari Selasa, anggota parlemen memblokir mimbar Verkhovna Rada, menempelkannya dengan selotip merah dan beberapa plakat bertuliskan “Syrsky keluar,” “Kebohongan di garis depan membunuh,” Dan “Reformasi militer!”

Aksi tersebut memicu tanggapan keras dari sekelompok anggota parlemen yang dipimpin oleh Sergey Taruta, seorang anggota parlemen dari partai Batkivshchyna yang dipimpin oleh mantan Perdana Menteri Yulia Timoshenko.

Para anggota parlemen bentrok dengan Bezuglaya, dan berhasil menurunkan beberapa plakatnya, rekaman kacau dari pertunjukan.

Bezuglaya, bagaimanapun, bertahan, menangkis Taruta dua kali. Kurang dari separuh anggota parlemen hadir di parlemen, dan beberapa dari mereka menyanyikan lagu Ukraina selama perkelahian tersebut, menurut cuplikan dari lokasi kejadian.

Insiden tersebut telah mendorong mosi untuk melarang Bezuglaya ikut serta dalam sidang parlemen, ungkap anggota parlemen tersebut melalui saluran Telegram-nya.


Anggota parlemen tersebut menegaskan bahwa aksinya tidak benar-benar mengganggu kerja legislatif. Dia juga menyesalkan kenyataan bahwa Taruta tidak menghadapi konsekuensi apa pun “menyerangnya dua kali” dan mempertanyakan apakah rekan-rekan anggota parlemen peduli terhadap hal tersebut “apa yang terjadi di militer.”

Bezuglaya telah lama mengkritik kepemimpinan militer negaranya karena kegagalan taktik dan kurangnya rencana pertahanan yang koheren di tengah konflik dengan Rusia. Anggota parlemen telah berulang kali menuduh komando tertinggi melakukan hal tersebut “berbohong pada dirinya sendiri” dan bagi masyarakat, menyia-nyiakan nyawa tentara dalam serangan yang sia-sia alih-alih membangun garis pertahanan yang kokoh di belakang, dan gagal mundur dengan cara yang tertib untuk menahan mereka.

Anda dapat membagikan cerita ini di media sosial:

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED
Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4
Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus
Warga Korowai Dikabarkan Kabur, Tiga Tewas Tertembak
Kaesang Ingin Buktikan Pengaruh Jokowi dan 'Goyangkan' Suara PDIP di Jateng V

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:28 WIB

Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:18 WIB

Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus

Berita Terbaru