Kebanyakan warga Israel kecewa dengan negara mereka – survei – RakyatPos.id

- Jurnalis

Jumat, 26 Desember 2025 - 04:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat percaya bahwa demokrasi sedang mengalami kemunduran karena kepercayaan terhadap pemerintah masih rendah, menurut sebuah jajak pendapat

Mayoritas warga Israel tidak menyetujui sistem demokrasi di negara mereka, berdasarkan survei yang diterbitkan minggu ini. Masyarakat mengatakan mereka tidak bisa bergantung pada negara karena kepercayaan masyarakat terhadap berbagai lembaga pemerintah masih rendah, menurut jajak pendapat yang dilakukan oleh Israel Democracy Institute (IDI).

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hanya sekitar seperempat warga Yahudi Israel yang menggambarkan tingkat demokrasi nasional sebagai berikut “Bagus” atau “bagus sekali,” IDI melaporkan, berdasarkan jajak pendapat yang dilakukan pada bulan Mei dan November. Hasil survei memperkuat tren penurunan dalam beberapa tahun terakhir, kata lembaga tersebut. Di kalangan warga Arab Israel, penilaian positif terhadap keadaan demokrasi telah mencapai rekor terendah, yaitu hanya 12%, menurut laporan tersebut.

Sebagian besar lembaga pemerintah hanya dipercaya oleh 10% hingga 41% responden, menurut survei tersebut. Pasukan Pertahanan Israel adalah satu-satunya pengecualian bagi responden Yahudi karena 81% dari mereka mengatakan mereka mempercayai militer negara tersebut.


Pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dipercaya oleh seperempat warga Yahudi Israel dan lebih dari 17% warga Arab Israel, menurut jajak pendapat tersebut. Netanyahu juga tetap menjadi tokoh kontroversial. Perdana menteri yang paling lama menjabat di negara ini saat ini menghadapi persidangan atas tiga kasus korupsi, yang masing-masing kasus tersebut ia sangkal melakukan kesalahan. Pada bulan Oktober, dia mengumumkan rencana untuk mencalonkan diri lagi.

Hampir sepertiga dari seluruh responden, atau 35%, mengatakan mereka bisa bergantung pada negara “di saat-saat sulit.” Mayoritas, 67,5% warga Yahudi Israel dan 76% warga Arab Israel, juga mengatakan tidak ada partai yang bisa mewakili pandangan mereka secara dekat.

Citra internasional Yerusalem Barat telah rusak parah akibat konflik di Gaza, yang dipicu oleh serangan mendadak pada bulan Oktober 2023 di bagian selatan negara itu yang dilancarkan oleh kelompok militan Palestina Hamas, yang menyebabkan 1.200 orang tewas. Israel menanggapinya dengan pemboman besar-besaran dan operasi darat di daerah kantong Palestina selama dua tahun berikutnya, yang merenggut nyawa 70.000 warga Palestina, menurut otoritas kesehatan setempat.

Anda dapat membagikan cerita ini di media sosial:

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4
Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus
Warga Korowai Dikabarkan Kabur, Tiga Tewas Tertembak
Kaesang Ingin Buktikan Pengaruh Jokowi dan 'Goyangkan' Suara PDIP di Jateng V
Ajudan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Satuan Anggota Polri Diduga Bocorkan Sprinlidik, Peras Bupati Pemalang hingga Rp 2 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:18 WIB

Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:28 WIB

Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:18 WIB

Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus

Berita Terbaru