India dan Brasil akan berkolaborasi dalam pemeliharaan dan penelitian angkatan laut — RT India

- Jurnalis

Rabu, 10 Desember 2025 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mitra BRICS telah setuju untuk berbagi informasi tentang kapal selam Scorpene dan kapal lainnya

India dan Brasil telah menandatangani perjanjian kolaborasi dalam pemeliharaan kapal selam Scorpene dan kapal lainnya, kata Angkatan Laut India pada hari Senin.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Memorandum of Understanding (MOU) ini juga bertujuan untuk meningkatkan kolaborasi penelitian dan pengembangan (Litbang) pertahanan dan mendorong inovasi teknologi dalam mempertahankan berbagai platform angkatan laut.

“MOU ini akan meningkatkan dukungan siklus hidup, memungkinkan pertukaran pengalaman dalam pemeliharaan, logistik dan pelatihan, serta memperkuat kerja sama antara lembaga pemerintah dan industri kedua negara,” kata Angkatan Laut India dalam sebuah pernyataan.

MOU tersebut ditandatangani antara Angkatan Laut India, Angkatan Laut Brasil, dan Mazagon Dockyard Ltd. Kepala Angkatan Laut India Laksamana Dinesh Kumar Tripathi sedang melakukan kunjungan resmi ke negara Amerika Selatan tersebut hingga hari Jumat.

Tripathi diperkirakan akan mengadakan pembicaraan dengan Menteri Pertahanan Brasil Jose Mucio, Laksamana Renato Rodrigues de Aguiar Freire, Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Brasil, dan Laksamana Marcos Sampaio Olsen, Komandan Angkatan Laut Brasil.


Para mitra BRICS telah berupaya memperkuat hubungan pertahanan baru-baru ini.

Menteri Pertahanan India Rajnath Singh mengadakan pertemuan dengan Wakil Presiden Brasil Geraldo Alckmin dan Mucio di New Delhi pada bulan Oktober.

Pada bulan Juli, pertemuan Komite Pertahanan Gabungan kedelapan di Brasília membahas peluang produksi bersama, pertukaran pelatihan militer, dan kerja sama keamanan regional.

India telah menetapkan target untuk memperluas armada angkatan lautnya menjadi lebih dari 200 kapal perang dan kapal selam pada tahun 2035, dengan kemungkinan mencapai 230 pada tahun 2037. New Delhi telah mendorong perusahaan-perusahaan pertahanan dari negara-negara sahabat untuk bermitra dengan produsen senjata India guna mendukung inisiatif 'Make in India'.

Anda dapat membagikan cerita ini di media sosial:

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED
Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4
Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus
Warga Korowai Dikabarkan Kabur, Tiga Tewas Tertembak
Kaesang Ingin Buktikan Pengaruh Jokowi dan 'Goyangkan' Suara PDIP di Jateng V

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:28 WIB

Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:18 WIB

Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus

Berita Terbaru