Damaskus syaratkan penarikan penuh Israel dari tanah Suriah untuk menandatangani perjanjian keamanan – RakyatPos.id

- Jurnalis

Minggu, 7 Desember 2025 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Luar Negeri Suriah Asaad al-Shaibani mengatakan pada hari Minggu bahwa Damaskus tidak akan mencapai perjanjian keamanan dengan Israel kecuali negara tersebut menarik diri sepenuhnya dari wilayah yang didudukinya setelah 8 Desember 2024. Anadolu laporan.

“Tidak mungkin mencapai perjanjian keamanan dengan Israel ketika Israel menduduki sebagian wilayah Suriah,” kata Shaibani dalam diskusi panel di Forum Doha di ibu kota Qatar.

“Peta tersebut akan kembali seperti pada 7 Desember tahun lalu,” kata menteri Suriah.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Shaibani meminta Tel Aviv “untuk berhenti mencampuri urusan dalam negeri Suriah dan memobilisasi beberapa segmen masyarakat Suriah untuk memicu perpecahan.”

Setelah jatuhnya rezim Bashar al-Assad pada akhir tahun 2024, Israel memperluas pendudukannya di Dataran Tinggi Golan Suriah dengan merebut zona penyangga demiliterisasi, sebuah tindakan yang melanggar perjanjian tahun 1974 dengan Suriah.

“Saat ini, Suriah fokus pada dirinya sendiri, dan kami ingin membangun kembali negara kami,” katanya.

Menteri tersebut menekankan bahwa Suriah ingin memiliki “hubungan yang tenang dengan semua orang, termasuk Israel,” menegaskan kembali komitmen negara tersebut terhadap Perjanjian Pelepasan pada tahun 1974 dan terhadap “pendekatan yang saat ini kami ambil terhadap Israel, yang dimediasi oleh Amerika Serikat.”

Suriah Baru “dalam satu tahun telah membuktikan bahwa mereka lebih rasional dan diplomatis” dibandingkan pihak Israel, “yang mempromosikan dirinya sebagai satu-satunya sistem demokrasi di Timur Tengah,” kata Shaibani.

Meskipun terdapat hambatan dan tantangan hukum dan ekonomi, Shaibani memuji langkah-langkah sukses yang diambil oleh rakyat dan pemerintah Suriah selama setahun terakhir, dan menekankan bahwa Suriah telah berevolusi dari “sumber ancaman” menjadi “model inspirasi dan kesuksesan.”

“Kami berada pada jarak yang sama dari semua orang, dan kami ingin hubungan kami dengan semua orang didasarkan pada kerja sama, rasa hormat, dan kemitraan politik dan ekonomi,” kata Shaibani, menyerukan komunitas internasional untuk memanfaatkan peluang investasi di Suriah.

“Kami fokus pada satu tujuan: membangun kembali negara kami,” katanya.

Setelah pembentukan pemerintahan baru yang dipimpin oleh Presiden Ahmad al-Sharaa, Suriah telah melakukan reformasi politik dan ekonomi sambil mempromosikan kohesi sosial dan memperluas kerja sama dengan mitra regional dan internasional.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED
Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4
Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus
Warga Korowai Dikabarkan Kabur, Tiga Tewas Tertembak
Kaesang Ingin Buktikan Pengaruh Jokowi dan 'Goyangkan' Suara PDIP di Jateng V

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:28 WIB

Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:18 WIB

Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus

Berita Terbaru