Jambi – Tim Intelijen Kodam II/Sriwijaya menggabungkan Kodam yang terdiri dari Denintel Kodam II/SWJ, Tim Tugas Intel Korem 042/GAPU dan Gugus Tugas Bais TNI berhasil dalam menggagalkan katup, 500 meter kubik dari Wood, yang diduga merupakan akibat dari liegal, Lieging.
Berdasarkan laporan dari masyarakat, sekitar pukul 16:30, tim pindah untuk melakukan operasi di desa Medak, distrik Bayung Lencir yang merupakan perbatasan Kabupaten Muaro Jambi dengan MUSI BanyUasin Regency.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Setibanya di lokasi menemukan 500 meter kubik kayu olahan yang diduga merupakan hasil dari penebangan ilegal dari hutan taman nasional Jambi Berbak.
Dari informasi penduduk dengan inisial yang dilaporkan kepada tim bersama, kegiatan ilegal yang dilakukan di wilayah tersebut sangat meresahkan dan mengganggu masyarakat dalam memanen kelapa sawit. Para pelaku menggunakan aliran sungai untuk melakukan kegiatan ilegal ini dalam pergerakan transfer kayu, dan kemudian diangkut menggunakan truk.
Reporter yang merupakan penduduk setempat juga mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut telah merusak hutan dan jalan untuk kepentingan perkebunan kelapa sawit.
Di lokasi, di samping menemukan 500 meter kubik kayu olahan, tim gabungan juga menemukan hasil bahan semi -selesai dalam bentuk berbagai jenis bantalan kayu, seperti kayu meranti dan jenis lainnya.
Mengetahui kedatangan peralatan bersama Kodam II/Sriwijaya, para pelaku melarikan diri dan penemuan kegiatan transportasi kayu menggunakan truk dan jalur pola menggunakan jalur sungai yang ditarik menggunakan Getek.
Dengan penemuan bukti dalam bentuk 500 meter kubik kayu olahan, tim gabungan kemudian menjaga lokasi dan mengamankan bukti dan akan mengeksplorasi pemilik dan dugaan keterlibatan pejabat yang tidak bermoral dalam kasus tersebut.
RakyatPos.ID Network
















