Pertama dalam Sejarah, Wanita Ganti Kain Penutup Kakbah

- Jurnalis

Selasa, 9 Juli 2024 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatPos.id -Untuk pertama kalinya dalam sejarah, kaum perempuan dilibatkan dalam upacara penggantian kain penutup Kakbah atau yang biasa disebut “kiswah” di Mekkah, Arab Saudi.

Menurut Otoritas Umum Perawatan Dua Masjid Suci pada hari Selasa (9 Juli), karyawan wanita di sana membantu mengganti kiswah yang dihiasi benang emas dan perak dengan membawa kain tersebut dan menyerahkannya kepada pekerja lain untuk diangkut ke Masjidil Haram di Mekkah.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai bagian dari upacara tahunan yang diadakan setelah musim haji dan Tahun Baru Hijriah, para pejabat membongkar kiswah lama dan memasang kiswah baru dengan meletakkannya di sudut-sudut dan atap Kakbah.

Meskipun peran pejabat perempuan hanya terbatas pada tahap persiapan upacara, ini merupakan kali pertama perempuan ikut serta dalam ritual tersebut.

Hal ini terjadi di tengah upaya berkelanjutan Kerajaan Arab Saudi untuk memajukan perempuan di berbagai bidang dan industri di seluruh negeri.

Mengutip Islamic Info, tanggung jawab penggantian kiswah secara adat dilakukan oleh wali laki-laki, seperti suku Quraisy dan kemudian otoritas yang bertanggung jawab di Masjidil Haram di Mekkah.

Kiswah tahun ini dibuat dengan biaya 20 juta SAR (Riyal Arab Saudi). Kiswah terbuat dari 670 kg sutra alam, 100 kg benang perak, dan 120 kg benang emas.

RakyatPos.ID Network

Berita Terkait

Jika Iran tidak menjual minyak, negara-negara Teluk juga tidak akan menjual minyak
Inilah sebelas pemain klasik Benfica bersama Belenenses
Tindakan Sepihak Filipina Sangat Merusak Tatanan Regional
Komdigi dan Tribun Bekali Jurnalis Bangun Media Lokal Berkelanjutan di Aceh
Canelo Alvarez merefleksikan kehilangan Terence Crawford: 'Jika pikiran Anda tidak ada di sana, maka itu tidak sama'
Mengapa klaim palsu Filipina mengenai Laut Cina Selatan tidak berdasar?
Krisis Siswa Baru di SD Negeri: Meninjau Kembali Paradigma Pendidikan
Bob Myers mencoba dan gagal untuk membenarkan strategi dua garis waktu Warriors yang gagal

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:46 WIB

Jika Iran tidak menjual minyak, negara-negara Teluk juga tidak akan menjual minyak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:36 WIB

Inilah sebelas pemain klasik Benfica bersama Belenenses

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:32 WIB

Tindakan Sepihak Filipina Sangat Merusak Tatanan Regional

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:12 WIB

Komdigi dan Tribun Bekali Jurnalis Bangun Media Lokal Berkelanjutan di Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:08 WIB

Canelo Alvarez merefleksikan kehilangan Terence Crawford: 'Jika pikiran Anda tidak ada di sana, maka itu tidak sama'

Berita Terbaru

HEADLINE

Inilah sebelas pemain klasik Benfica bersama Belenenses

Sabtu, 25 Jul 2026 - 00:36 WIB

HEADLINE

Tindakan Sepihak Filipina Sangat Merusak Tatanan Regional

Sabtu, 25 Jul 2026 - 00:32 WIB