Iran Ancam Musuh dengan Pembalasan yang Mahal, Senjata Terus Diproduksi

- Jurnalis

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatPos.id – Iran menegaskan akan membuat pihak mana pun yang mencoba menyerangnya harus membayar mahal. Teheran juga mengklaim terus memperkuat kemampuan militernya pasca perang baru-baru ini.

Penjabat Menteri Pertahanan Iran Brigadir Jenderal Seyyed Majid Ibn Al Reza mengatakan negaranya telah meningkatkan kemampuan militernya selama konflik terakhir.

Menurut Reza, penguatan ini dilakukan sebagai upaya menciptakan efek jera agar serangan terhadap Iran tidak terulang lagi di kemudian hari.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga: Salamis dan Doktrin Perang Asimetris: Ketika Iran Menjadi Athena dan Trump Menjadi Xerxes

Ia menegaskan, Iran kini punya kemampuan memberikan respons yang dinilai keras terhadap pihak-pihak yang mencoba menyerang wilayahnya.

Selain memperkuat kemampuan militer, Reza mengklaim Iran terus memproduksi berbagai jenis senjata dan amunisi dengan biaya yang jauh lebih rendah.

Menurutnya, kemampuan produksi dalam negeri menjadi faktor penting bagi Iran untuk mempertahankan kapasitas militernya saat menghadapi tekanan dan konflik.

Iran juga mengklaim bahwa perang yang terjadi baru-baru ini tidak berhasil mencapai tujuan yang diinginkan pihak lawan.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa Teheran ingin menunjukkan kemampuan militernya tetap terjaga sekaligus menegaskan kesiapannya menghadapi potensi konflik berikutnya.


JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

BMKG Mencatat Lebih dari 3.000 Titik Panas di Papua
Hutan Kalimantan dan Asap Kehutanan Kelilingi Malaysia, Kasus Asma dan ISPA Melonjak
5 hal yang dapat diambil dari latihan sepak bola terbaru di Arizona State
VIDEO Kyiv yang Membara Dihantam Serangan Rusia di Malam Hari
Ratusan CPNS Biak Numfor Belum Terima SK PNS
Virus! Streamer Mendapat Rp. 1 Miliar di Saveran, Tiba-tiba Dishub Denpasar Kirim DM Minta Datang ke Kantor
Logan Canyon ditutup di kedua arah karena kebakaran hutan
Dari pelatihan hingga jurnal ilmiah, Lucia Runggeari menceritakan kisah kopi Papua melalui bahasa Inggris

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:35 WIB

BMKG Mencatat Lebih dari 3.000 Titik Panas di Papua

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:21 WIB

Hutan Kalimantan dan Asap Kehutanan Kelilingi Malaysia, Kasus Asma dan ISPA Melonjak

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:19 WIB

5 hal yang dapat diambil dari latihan sepak bola terbaru di Arizona State

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:04 WIB

VIDEO Kyiv yang Membara Dihantam Serangan Rusia di Malam Hari

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:38 WIB

Ratusan CPNS Biak Numfor Belum Terima SK PNS

Berita Terbaru

HEADLINE

BMKG Mencatat Lebih dari 3.000 Titik Panas di Papua

Senin, 24 Agu 2026 - 12:35 WIB

HEADLINE

VIDEO Kyiv yang Membara Dihantam Serangan Rusia di Malam Hari

Senin, 24 Agu 2026 - 12:04 WIB

HEADLINE

Ratusan CPNS Biak Numfor Belum Terima SK PNS

Senin, 24 Agu 2026 - 11:38 WIB

Al Jazeera - LIVE