Pencarian Presenter TVRI Papua Barat Dihentikan

- Jurnalis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manokwari, RakyatPos.id – Tim SAR resmi menghentikan pencarian presenter Televisi Republik Indonesia Barat Papua (TVRI), Yanto Idorway setelah tujuh hari sejak korban dilaporkan hilang, Sabtu (18/7/2026) hingga Jumat (24/7/2026).

Yanto Idorway, dikabarkan hanyut saat hendak menyeberangi sungai di kawasan air terjun Memti di Kampung Sisrang, Kabupaten Pegunungan Arfak, Provinsi Papua Barat saat bepergian bersama dua orang temannya.

Korban diduga terpeleset sebelum terseret arus sungai yang deras. Kedua rekannya melakukan upaya pencarian mandiri, namun tidak berhasil menemukan korban. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim SAR gabungan menghentikan pencarian sesuai standar operasional SAR, Jumat (24/7/2026) pukul 18.00 Waktu Papua (WP).

Pada hari ke 7 operasi, Tim SAR menghadapi kabut tebal di kawasan Air Terjun Memti, Desa Sisrang, Kabupaten Pegunungan Arfak, perubahan cuaca dan suhu dingin serta arus sungai yang deras. Namun tidak ada tanda-tanda keberadaan korban, Yanto Idorway.

Kepala Subbagian Operasi dan Kewaspadaan Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari Reza Afrianto mengatakan, setelah 7 hari operasi pencarian, tim SAR resmi menghentikan pencarian.

Ia mengatakan penghentian pencarian sudah sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan hasil kesepakatan pihak keluarga serta tim SAR gabungan.

Selanjutnya dilakukan pemantauan, apabila kedepannya ditemukan tanda-tanda pasti maka operasi SAR akan dibuka kembali, kata Reza Afrianto, Jumat (24/7/2026).

Reza menjelaskan, ada tiga hal yang menjadi patokan penghentian operasi SAR, yaitu pertama jika korban ditemukan seluruhnya, kedua operasi dihentikan jika operasi tidak efektif berdasarkan pertimbangan Tim.

“Ketiga operasi SAR tersebut dapat dihentikan jika tidak ditemukan tanda-tanda korban selama 7 hari operasi tersebut,” ujarnya.

Reza pun meminta maaf kepada keluarga dan masyarakat atas pencarian yang dilakukan tim SAR selama 7 hari, namun belum menemukan korban.

“Kami mohon maaf kepada keluarga Yanto Idorway. Kami sudah berusaha semaksimal mungkin, dengan ilmu, keterampilan dan armada yang kami miliki dari Basarnas, Polri dan juga TNI, tapi insya Allah kami prihatin dengan kejadian ini,” ujarnya.

Sementara itu, keluarga Yanto Idorway mengungkapkan kesedihan mendalam atas kejadian yang menimpa korban. Apalagi proses pencarian terhenti dan korban belum ditemukan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas respon cepat dan upaya Tim SAR saat menerima laporan dan upaya pencarian kerabat kami,” ujar salah satu keluarga Idorway yang mengikuti rapat evaluasi di penghujung hari ke 7 operasi.

Pihak keluarga tetap berharap tim, masyarakat dan Polres Pegunungan Arfak jika menemukan Yanto bisa melakukan pengembangan.

Pada hari terakhir, tim melakukan penelusuran di celah-celah batu, menyisir aliran sungai sepanjang kurang lebih 1,6 kilometer, dan pemantauan udara menggunakan thermal drone dalam radius 1 hingga 2 kilometer dari lokasi kejadian.

Hingga pukul 17.50 WP seluruh area yang menjadi fokus pencarian sudah dilakukan pengecekan, namun korban belum ditemukan.

Selanjutnya pukul 18.15 WP dilakukan evaluasi bersama antara Tim SAR Gabungan, calon unsur SAR, dan keluarga korban.

Lanjutkan Membaca

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

'Londo Ireng': Organisasi Pers dan Jurnalis Desak Prabowo Minta Maaf
Gilberto Mora muncul dalam radar Borussia Dortmund, tim yang membantu Bellingham dan Haaland bangkit sebelum menjadi bintang global
Berita OTT di Bengkulu Hoax!
Sosok Dea Arranoya, Anak Pejabat Gayo Lues yang Sempat Melenturkan, Kini Akui Sedang Terpuruk
Trevor McDonald bisa melewatkan sisa musim karena cedera siku
Komnas TPNPB Pusat Cabut Sanksi Terhadap Kodam Ndugama
Ditahan di Rutan KPK, Jaksa Agung Klaim Bikin Febrie Nyaman karena Berjasa Tangani Kasus Besar
Penandatanganan potensial 76ers pertama setelah kepindahan LeBron James terungkap

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:46 WIB

'Londo Ireng': Organisasi Pers dan Jurnalis Desak Prabowo Minta Maaf

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:37 WIB

Gilberto Mora muncul dalam radar Borussia Dortmund, tim yang membantu Bellingham dan Haaland bangkit sebelum menjadi bintang global

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:30 WIB

Berita OTT di Bengkulu Hoax!

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:20 WIB

Sosok Dea Arranoya, Anak Pejabat Gayo Lues yang Sempat Melenturkan, Kini Akui Sedang Terpuruk

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:06 WIB

Trevor McDonald bisa melewatkan sisa musim karena cedera siku

Berita Terbaru

HEADLINE

Berita OTT di Bengkulu Hoax!

Sabtu, 25 Jul 2026 - 12:30 WIB

HEADLINE

Trevor McDonald bisa melewatkan sisa musim karena cedera siku

Sabtu, 25 Jul 2026 - 12:06 WIB