Ringkasan Berita:
- Brain Visualizer memanfaatkan teknologi EEG untuk menampilkan aktivitas otak anak secara langsung melalui tiga sensor yang aman digunakan mulai usia enam bulan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
- Alat ini mengukur fokus, memori, pemecahan masalah, kreativitas dan bahasa, membantu orang tua memahami respons otak anak mereka selama beraktivitas.
- Hasil pemindaian menunjukkan bahwa setiap anak memiliki pola kerja otak yang berbeda-beda, sehingga stimulasi dan pola pengasuhan perlu disesuaikan dengan karakteristik masing-masing anak.
RakyatPos.id – Brain Visualizer merupakan inovasi berbasis teknologi EEG yang mampu menampilkan aktivitas otak anak secara real-time.
Alat ini dikembangkan untuk membantu orang tua memahami cara kerja otak anak saat bermain atau belajar.
Pemindaian dilakukan menggunakan tiga sensor kering yang aman dan nyaman digunakan, bahkan untuk balita sekalipun.
Teknologi ini mampu memetakan lima fungsi utama otak yaitu fokus, memori, pemecahan masalah, kreativitas, dan bahasa.
Hasil pemindaian menunjukkan setiap anak memiliki pola aktivitas otak yang berbeda-beda meski mendapat rangsangan yang sama.
Temuan ini menegaskan bahwa tidak ada dua individu yang memiliki cara berpikir yang sama.
Baca juga: Ironi Peringatan HAN: Saat Perlindungan Anak Masih Sebatas Upacara, Di Mana Ruang Aman Anak?
Dengan memahami karakteristik otak anak, orang tua dapat memberikan stimulasi yang lebih tepat sesuai kebutuhan masing-masing.
Kehadiran Brain Visualizer diharapkan dapat menjadi sarana edukasi yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Orang tua dapat mengamati tingkah laku dan kebiasaan anaknya setiap hari.
Namun, menebak-nebak apa yang sebenarnya ada di kepala anak saat bermain atau belajar tentu bukan hal yang mudah.
Keterbatasan ini seringkali membuat para ibu dan ayah ragu apakah stimulasi yang diberikan tepat sasaran.
Untuk mengatasi hal tersebut, ada inovasi pemindai gelombang otak elektrik yang disebut Brain Visualizer.
Alat hasil kolaborasi PT Wyeth Nutrition S-26 dengan perusahaan mindtech asal Inggris, Mindplay UK ini dapat dicoba pada acara edukasi imersif “S-26 Exceptional Journey: Journey Inside the Brain” yang akan berlangsung di Senayan City Mall, Jakarta, pada 24–26 Juli 2026.
Membaca Aktivitas Saraf Otak Melalui Visualisasi Langsung
Kolaborasi teknologi dengan ahli saraf ini menghadirkan pemindai yang mengadopsi teknologi electroencephalogram (EEG) pertama di Indonesia.
Perangkat ini dirancang agar masyarakat dapat mengenali minat anak dengan lebih mudah.

















