Komdigi dan Tribun Bekali Jurnalis Bangun Media Lokal Berkelanjutan di Aceh

- Jurnalis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan Jurnalis Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh

RakyatPos.id, BANDA ACEH – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia bekerja sama dengan Tribun Network menggelar workshop bertajuk “Membangun Media Lokal Berkelanjutan” di Tropicollo, Banda Aceh, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah jurnalis dari berbagai media di Aceh.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Ekosistem Media Komdigi, Farida Dewi Maharani mengatakan, disrupsi teknologi telah mengubah cara masyarakat mengakses informasi, dari media konvensional menjadi platform digital yang semakin beragam.

Menurutnya, perkembangan kecerdasan buatan (AI) juga menghadirkan tantangan baru karena semakin sulitnya masyarakat membedakan konten buatan manusia dengan hasil AI.

Ditegaskannya, saat ini media tidak lagi hanya dituntut cepat, tapi juga mampu menyajikan informasi yang berkualitas, kredibel, dan menjadi rujukan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Komisi Riset, Pendataan, dan Pengesahan Pers Dewan Pers Yogi Hadi Ismanto menyoroti tren “zero click” yang berarti masyarakat cukup membaca ringkasan informasi yang dibuat AI di mesin pencari tanpa perlu membuka situs media.

Menurutnya, kondisi tersebut berdampak pada menurunnya trafik media, padahal produk jurnalistik lahir melalui proses kerja kolektif yang membutuhkan biaya dan tenaga.

Dalam kesempatan yang sama, Editor Online Manager Serambinews.com, Safriadi memaparkan pengalaman transformasi Serambi Indonesia dari media cetak ke platform digital sejak tahun 2017.

Ia menjelaskan, perubahan ini menuntut jurnalis untuk bekerja lebih cepat karena berita harus segera terbit setelah peliputan dilakukan.

Selain itu, Serambinews.com juga mengembangkan distribusi konten melalui media sosial, termasuk Facebook yang kini menjadi salah satu sumber pendapatan perusahaan.

Workshop kemudian ditutup dengan sesi mengenai strategi pembuatan konten di media sosial yang disampaikan oleh Digital Content Strategist dan Content Creator, Awien Syuib.

Dalam materinya, Awien menjelaskan bahwa perkembangan algoritma media sosial telah mengubah cara kreator memperoleh pendapatan sehingga jumlah pengikut tidak lagi menjadi faktor utama.

Menurutnya, jika pada tahun 2015 kreator harus memiliki puluhan hingga ratusan ribu pengikut untuk menghasilkan uang dari media sosial, kini kondisi tersebut sudah berubah.

Ia menjelaskan, perubahan algoritma membuat jumlah pengikut tidak lagi menjadi penentu utama berapa banyak orang yang melihat suatu konten.
Oleh karena itu, kreator dan media perlu memahami perilaku penonton dan menggunakan data sebagai dasar pembuatan konten.


Pembawa acara: Siti Masyithah

Redaktur: Rahmat Erik Aulia

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Febrie Adriansyah Tak Terpantau Jurnalis Saat Penuhi Panggilan Jaksa Agung, Lewat Pintu Mana?
FISIP Unimal dan Universitas Dharmawangsa Siapkan MoA, Kerjasama Dosen dan Pertukaran Mahasiswa
Tony Romo ditangkap di Milwaukee karena OWI pertama; tanggal pengadilan ditetapkan
Dea, Anak Pejabat Gayo Lues yang Viral Melenturkan, Minta Maaf, Akui Salah dan Hapus Postingan
Jika Iran tidak menjual minyak, negara-negara Teluk juga tidak akan menjual minyak
Inilah sebelas pemain klasik Benfica bersama Belenenses
Tindakan Sepihak Filipina Sangat Merusak Tatanan Regional
Canelo Alvarez merefleksikan kehilangan Terence Crawford: 'Jika pikiran Anda tidak ada di sana, maka itu tidak sama'

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:59 WIB

Febrie Adriansyah Tak Terpantau Jurnalis Saat Penuhi Panggilan Jaksa Agung, Lewat Pintu Mana?

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:33 WIB

FISIP Unimal dan Universitas Dharmawangsa Siapkan MoA, Kerjasama Dosen dan Pertukaran Mahasiswa

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:10 WIB

Tony Romo ditangkap di Milwaukee karena OWI pertama; tanggal pengadilan ditetapkan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:09 WIB

Dea, Anak Pejabat Gayo Lues yang Viral Melenturkan, Minta Maaf, Akui Salah dan Hapus Postingan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:46 WIB

Jika Iran tidak menjual minyak, negara-negara Teluk juga tidak akan menjual minyak

Berita Terbaru