Detik berikutnya, lampu Gedung Kejaksaan Agung tiba-tiba padam saat eks Jampidsus diperiksa, apa yang terjadi?

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


RakyatPos.id- Lampu di Kejaksaan Agung tiba-tiba padam dan membuat beberapa bagian gedung tampak gelap, Jumat malam (24/7/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Peristiwa ini menarik perhatian karena terjadi bersamaan dengan momentum penyidikan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

Hingga informasi ini diturunkan, belum ditemukan informasi resmi terkait penyebab mati lampu di Gedung Kejagung. Oleh karena itu, kejadian tersebut tidak bisa dikaitkan langsung dengan proses pemeriksaan Febrie.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Febrie diketahui hadir di Gedung Kejaksaan Agung sekitar pukul 13.00 WIB untuk menjalani pemeriksaan oleh Tim 9.

Dalam surat perintah penyidikan baru terkait dugaan tindak pidana pencucian uang, Febrie diperiksa sebagai saksi.

Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Anang Supriatna mengatakan Febrie sudah memenuhi panggilan pemeriksaan.

“Sudah hadir saat pemeriksaan,” kata Anang kepada wartawan saat dikonfirmasi, Jumat (24/7/2026).

Namun kehadiran Febrie sama sekali tak terlihat oleh para jurnalis yang sudah menunggu sejak pagi.

Pemeriksaan Tim 9 Penyidik ​​Kejaksaan Agung ini menjadi langkah krusial dalam mengusut tuntas indikasi tindak pidana korupsi yang melibatkan mantan petinggi Korps Adhyaksa itu.

Pada pemeriksaan sebelumnya, Jumat 17 Juli 2026, Febrie juga tidak terlihat masuk melalui pintu depan Gedung Kejagung. Belum diketahui pintu mana yang dilaluinya untuk masuk ke ruang pemeriksaan.

Sementara itu, Anang mengatakan Febrie tiba di Gedung Utama Kejaksaan Agung sekitar pukul 13.00 WIB. “(Pemeriksaan) di Kejaksaan Agung. Mulai pukul 13.00 WIB,” kata Anang.

Sebelumnya, penyidik ​​Kejagung menjadwalkan pemeriksaan terhadap eks Jampidsus Febrie Adriansyah pada Jumat (24/7/2026). Panggilan pemeriksaan itu dikeluarkan setelah Febrie mangkir dari jadwal pemeriksaan pada Rabu (22/7/2026).

Anang Supriatna menjelaskan, Rabu lalu penyidik ​​telah memanggil empat orang saksi dalam kasus dugaan pencucian uang (TPPU). Keempatnya adalah Febrie, Don Ritto dan dua orang saksi berinisial NH dan TS

Namun dari empat saksi, dua orang tidak memenuhi panggilan, yakni FA karena alasan kesehatan dan NH tidak hadir tanpa pemberitahuan, kata Anang, Kamis (23/7/2026).

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Jika Iran tidak menjual minyak, negara-negara Teluk juga tidak akan menjual minyak
Inilah sebelas pemain klasik Benfica bersama Belenenses
Tindakan Sepihak Filipina Sangat Merusak Tatanan Regional
Komdigi dan Tribun Bekali Jurnalis Bangun Media Lokal Berkelanjutan di Aceh
Canelo Alvarez merefleksikan kehilangan Terence Crawford: 'Jika pikiran Anda tidak ada di sana, maka itu tidak sama'
Mengapa klaim palsu Filipina mengenai Laut Cina Selatan tidak berdasar?
Krisis Siswa Baru di SD Negeri: Meninjau Kembali Paradigma Pendidikan
Bob Myers mencoba dan gagal untuk membenarkan strategi dua garis waktu Warriors yang gagal

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:46 WIB

Jika Iran tidak menjual minyak, negara-negara Teluk juga tidak akan menjual minyak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:36 WIB

Inilah sebelas pemain klasik Benfica bersama Belenenses

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:32 WIB

Tindakan Sepihak Filipina Sangat Merusak Tatanan Regional

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:12 WIB

Komdigi dan Tribun Bekali Jurnalis Bangun Media Lokal Berkelanjutan di Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:08 WIB

Canelo Alvarez merefleksikan kehilangan Terence Crawford: 'Jika pikiran Anda tidak ada di sana, maka itu tidak sama'

Berita Terbaru

HEADLINE

Inilah sebelas pemain klasik Benfica bersama Belenenses

Sabtu, 25 Jul 2026 - 00:36 WIB

HEADLINE

Tindakan Sepihak Filipina Sangat Merusak Tatanan Regional

Sabtu, 25 Jul 2026 - 00:32 WIB