Mahasiswa Minta KPK Awasi Pengelolaan Anggaran di Aceh Singkil

- Jurnalis

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ringkasan Berita:

  • LMND Aceh Singkil meminta Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) memantau secara intensif pengelolaan anggaran daerah
  • ADVERTISEMENT

    paralax

    SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Mahasiswa mendukung langkah KPK yang menyurati kepala daerah di Aceh terkait data anggaran
  • Pengawasan diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan mencegah praktik korupsi di Aceh Singkil
  • Pemkab Aceh Singkil diminta kooperatif dalam memberikan data kepada Komisi Pemberantasan Korupsi

Laporan Jurnalis Serambi Indonesia, Dede Rosadi | Aceh Singkil

RakyatPos.id, SINGKIL – Mahasiswa meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pengawasan terhadap pengelolaan anggaran di Kabupaten Aceh Singkil untuk memastikan seluruh proses perencanaan, penganggaran, pengadaan barang dan jasa, penyaluran hibah, bantuan keuangan, dan pelaksanaan program pembangunan berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kami berharap Aceh Singkil menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian serius dari Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) agar tata kelola keuangan daerah menjadi lebih transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi,” kata Ketua Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kabupaten Aceh Singkil, Surya Padhli, Minggu (19/7/2026).

Surya mengatakan, LMND menyambut baik langkah KPK yang menyurati seluruh kepala daerah di Provinsi Aceh untuk meminta data pengelolaan anggaran daerah sebagaimana tertuang dalam Surat KPK Nomor B/4270/KSP.00/70-72/07/2026.

Baca juga: RSUD Aceh Singkil Terima Hibah Alat Kesehatan Senilai Rp 18 Miliar

Menurutnya, langkah ini merupakan bagian penting dalam memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan mencegah tindak pidana korupsi di lingkungan pemerintah daerah.

Penguatan fungsi koordinasi, supervisi, dan pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga diyakini mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Selain meminta data, Surya berharap KPK memberikan perhatian dan pengawasan lebih intensif terhadap pengelolaan anggaran di Kabupaten Aceh Singkil.

Menurutnya, pengawasan KPK merupakan instrumen preventif yang penting untuk memastikan setiap rupiah APBD benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah.

Di sisi lain, ia juga berharap Pemkab Aceh Singkil memenuhi permintaan data KPK dan terus memperkuat komitmen terhadap prinsip pemerintahan yang bersih, terbuka, dan bertanggung jawab.


JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Sengketa Papua Barat: Irredentisme Indonesia
T&J: Semua yang perlu Anda ketahui tentang penurunan tiket Olimpiade LA28 yang kedua
Dua Anak Satpam yang Meninggal di Waduk Jatiluhur Dapat Beasiswa Belajar, Kemensos Berikan Bantuan
Apa yang Dikatakan dan Apa yang Terjadi
Keterampilan Menulis di Era Digital, Kadispenad: Bisa, Karena Biasa
Braves-Mets 28 Juli 2026, pertandingan ditunda
FIFA merencanakan operasi senilai $20 miliar yang didukung Kushner untuk menyelenggarakan Piala Dunia
Pemprov Papua Tengah: Cadangan Pangan Harus Disiapkan Sebelum Krisis

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:55 WIB

Sengketa Papua Barat: Irredentisme Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:40 WIB

T&J: Semua yang perlu Anda ketahui tentang penurunan tiket Olimpiade LA28 yang kedua

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:27 WIB

Dua Anak Satpam yang Meninggal di Waduk Jatiluhur Dapat Beasiswa Belajar, Kemensos Berikan Bantuan

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:07 WIB

Apa yang Dikatakan dan Apa yang Terjadi

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:04 WIB

Keterampilan Menulis di Era Digital, Kadispenad: Bisa, Karena Biasa

Berita Terbaru

HEADLINE

Sengketa Papua Barat: Irredentisme Indonesia

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:55 WIB

HEADLINE

Apa yang Dikatakan dan Apa yang Terjadi

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:07 WIB