Seseorang yang melarikan diri dari agen imigrasi federal di St. Augustine, Florida, Selasa pagi, ditabrak dan dibunuh oleh sebuah trailer traktor, menurut Patroli Jalan Raya Florida, ketika Departemen Keamanan Dalam Negeri menghadapi peningkatan pengawasan atas taktiknya.
Insiden itu terjadi sekitar pukul 06.40 saat terjadi pertemuan dengan agen Investigasi Keamanan Dalam Negeri dan Imigrasi dan Bea Cukai, kata patroli jalan raya dalam sebuah pernyataan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Empat penumpang kendaraan melarikan diri dan satu orang berlari melintasi State Road 16 dan “ke jalur trailer traktor,” Sersan. Dylan Bryan mengatakan kepada CNN.
Saat pengemudi berhenti dan mencoba memberikan bantuan, orang tersebut meninggal di lokasi kejadian, kata Bryan.
Orang yang melarikan diri dari agen ICE di Florida tewas tertabrak kendaraan, kata para pejabat
Insiden ini terjadi setelah kematian besar lainnya yang melibatkan ICE dalam seminggu terakhir.
Senin, Joan Sebastian Durán Guerrero yang berusia 26 tahun dari Kolombia ditembak mati oleh agen ICE di Biddeford, Maine.
Seminggu sebelumnya, pada tanggal 7 Juli, imigran Meksiko Lorenzo Salgado Araujo ditembak dan dibunuh oleh agen ICE di Houston.
Tidak ada satupun yang menjadi sasaran operasi penegakan imigrasi, kata para pejabat.
Dalam insiden di Florida Selasa, The Associated Press melaporkan orang yang meninggal adalah seorang laki-laki.
Status imigrasi dan kewarganegaraannya tidak diketahui, dan alasan pertemuannya dengan agen federal masih belum jelas.
Patroli jalan raya sedang menyelidiki insiden tersebut, dan Kantor Sheriff St. Johns County membantu mengatur lalu lintas.
Dalam pernyataannya kepada CNN, Departemen Keamanan Dalam Negeri mengatakan para agen sedang melakukan operasi yang mengakibatkan kematian seorang warga negara Meksiko. HSI sedang melakukan penyelidikan bersamaan dengan patroli jalan raya, tambah pernyataan itu.
Kecelakaan yang terjadi pada hari Selasa ini juga bukan pertama kalinya seseorang meninggal saat melarikan diri dari penegakan imigrasi.
Agustus lalu, seorang pria Guatemala yang melarikan diri dari penggerebekan imigrasi di Los Angeles meninggal setelah ditabrak oleh sebuah SUV di jalan bebas hambatan. Pada bulan Oktober, seorang pria Honduras tewas tertabrak kendaraan di jalan raya Virginia saat melarikan diri dari agen imigrasi, The Associated Press melaporkan. Pada bulan Februari, seorang guru terbunuh di dekat sekolahnya setelah seorang pria yang melarikan diri dari ICE menabrakkan mobilnya ke miliknya.
Dalam sebuah postingan di X, anggota DPR negara bagian Florida, Angie Nixon, menyebut kecelakaan fatal yang terjadi pada hari Selasa itu sebagai sebuah “tragedi” dan mengatakan bahwa ini adalah akibat dari “lembaga yang tidak terkendali yang meneror komunitas dan negara bagian kita.”
“Sangat dapat dimengerti” jika seseorang ingin bertemu dengan agen ICE, kata Adriana Rivera, juru bicara Koalisi Imigran Florida, dalam sebuah pernyataan.
“Ketika agen federal turun ke masyarakat dan memulai pertemuan yang memicu kepanikan dan ketakutan, orang-orang lari,” bunyi pernyataan itu. “Di Amerika Serikat, pada tahun 2026, baik seseorang menjalankan atau mematuhi ICE, kematian adalah akibat yang sangat mungkin terjadi.”
Cerita ini telah diperbarui dengan informasi tambahan.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Newsroom.id tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency
















