Merauke, RakyatPos.id – Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan menyatakan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) di kawasan sentra produksi pangan, energi, dan air di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan terus menunjukkan kemajuan.
Pernyataan tersebut disampaikan Zulkifli Hasan saat melakukan kunjungan kerja ke Merauke, Selasa (14/7/2026).
Namun Zulkifli Hasan tak menjawab pertanyaan wartawan terkait langkah pemerintah memastikan pengembangan kawasan pangan di Merauke tetap melindungi hak masyarakat adat atas tanah dan hutan adatnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pertanyaan ini dilontarkan wartawan setelah Zulkifli Hasan memberikan keterangan pers… hingga meninggalkan lokasi kegiatan, Zulkifli Hasan tidak memberikan jawaban.
Zulkifli Hasan dalam kunjungannya meninjau area PSN di Distrik Wanam dan memimpin rapat koordinasi dengan unsur pemerintah dan kepala daerah se-Papua Selatan.
Pertemuan berlangsung tertutup dengan agenda evaluasi pelaksanaan program strategis nasional di daerah.
Kepada wartawan seusai pertemuan, Zulkifli Hasan mengatakan pemerintah terus mempercepat pembangunan berbagai infrastruktur pendukung kawasan pangan di Merauke.
Alhamdulillah cepat sekali progresnya. Sekarang pelabuhannya sudah selesai, jalan sepanjang 58 kilometer sudah selesai, ruas lanjutannya sedang dalam proses, bandaranya juga sedang dalam pengerjaan, kata Zulkifli Hasan.
Ia mengatakan, pemerintah menargetkan lahan sawah sekitar 10 ribu hingga 11 ribu hektare pada tahun ini. Dari target tersebut, sudah ditanami sekitar 1.200 hektare.
Menurut dia, Presiden juga berencana mengunjungi Merauke pada Oktober atau November mendatang untuk melaksanakan panen perdana di kawasan tersebut.
Zulkifli Hasan menilai percepatan pembangunan tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah, TNI, Polri, tokoh adat, dan masyarakat.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya sosialisasi agar masyarakat memahami tujuan pengembangan kawasan sentra produksi pangan, energi, dan air di Papua Selatan.
“Perlu dukungan kepala daerah, TNI, Polri, tokoh adat, dan masyarakat. Perlu dijelaskan tujuan pembangunan Papua Selatan dan pusat produksi pangan, energi, dan air ini,” ujarnya.
Menurutnya, pengembangan kawasan ini bertujuan untuk mewujudkan kemandirian pangan di Papua agar tidak lagi bergantung pada pasokan dari daerah lain.
Jika pengembangan kawasan pertanian di Merauke berjalan sesuai target, diharapkan kebutuhan pangan seluruh wilayah Papua dapat terpenuhi dari wilayah tersebut, bahkan berpotensi menyuplai kebutuhan pangan ke Maluku dan Maluku Utara.
Selain itu, pemerintah juga berencana membangun fasilitas produksi B50 di Papua Selatan sebagai bagian dari upaya mencapai kemandirian energi.
“Jika program ini berhasil maka Papua akan mandiri pangan, mandiri energi, dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat Papua,” ujarnya.
Lanjutkan Membaca
















