Keretakan hubungan Prabowo-Jokowi berujung pada perpecahan

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


RakyatPos.id -Hubungan politik Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dinilai sudah menunjukkan tanda-tanda keretakan meski belum sampai pada titik perpecahan.

Pengamat politik Ray Rangkuti mengatakan, indikasi tersebut sebenarnya sudah terlihat sekitar tujuh bulan terakhir.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya kira sejak tujuh bulan lalu itu isyaratnya retak. Belum pecah, tapi sudah retak,” kata Ray di kanal YouTube Hendri Satrio, Rabu, 15 Juli 2026.

Menurut dia, keretakan tersebut berpotensi berkembang menjadi perbedaan arah politik jelang pemilu 2029.

“Retaknya menuju pecah. Jadi mungkin akan pecah di tahun 2028, yang mana kemungkinan akan berbeda jalan antara Jokowi dan Prabowo,” ujarnya.

Ray menduga salah satu indikatornya adalah intensitas kegiatan safari politik Jokowi di sejumlah daerah.

“Mengapa dia mulai melakukan perjalanan? Dugaan atau analisis saya karena saya merasa Gibran hanya berpeluang sekitar 30 persen untuk dipilih lagi oleh Prabowo sebagai cawapres pada 2029,” ujarnya.

Meski demikian, Ray menegaskan peluang tersebut masih sangat dinamis dan dapat berubah mengikuti perkembangan politik nasional dalam beberapa tahun ke depan. Karena itu, Ray memperkirakan Prabowo akan mempertimbangkan sosok lain sebagai calon wakil presiden pada Pilpres 2029.

Di sisi lain, ia yakin Jokowi juga akan menyiapkan sejumlah skenario politik untuk menjaga keberlangsungan pengaruh politik keluarganya.

“Prabowo sepertinya akan mencari pasangan lain. Makanya ada tiga skenario yang disiapkan Jokowi. Pertama, tetap bersama Prabowo. Kedua, dorong Gibran menjadi RI 1 atau RI 2, tapi jangan bersama Prabowo,” jelasnya.

Ray menambahkan, selain menyiapkan strategi jangka panjang menuju Pilpres 2029, menurut analisisnya, Jokowi juga mempertimbangkan berbagai kemungkinan jangka pendek.

“Itu jangka panjang. Dalam jangka pendek, siapa tahu ada yang menghalangi Prabowo untuk melanjutkan masa jabatannya hingga 2029. Gibran sudah siap menerima estafet kepemimpinan,” tutupnya.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED
Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.
Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Berita Pasar Saham dan Alat Penelitian
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:14 WIB

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:35 WIB

Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung

Berita Terbaru