Bupati Bireuen Genjot PAD dari Sektor Sampah, Terapkan Retribusi Online

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

RakyatPos.id, BIREUEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen terus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Salah satu langkah yang disiapkan adalah perbaikan pengelolaan sampah, mulai dari penataan tempat pembuangan akhir (TPA) hingga penerapan sistem pembayaran retribusi sampah online.

Hal itu disampaikan Bupati Bireuen H Mukhlis ST dalam pertemuan di Kecamatan Peusangan, Sabtu (11/7/2026).

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Mukhlis, selama ini pungutan sampah masih dilakukan secara manual dari rumah tangga dan pelanggan lainnya. Ke depan sistemnya akan diubah menjadi pembayaran digital agar lebih efektif, transparan dan mampu meningkatkan PAD.

“Saya terus berupaya untuk meningkatkan PAD. Salah satu potensi besar ada pada pelayanan persampahan yang harus dikelola lebih baik dengan melibatkan camat dan keuchik. Pembayaran retribusi akan dilakukan secara online, tidak lagi secara manual,” kata Mukhlis.

• Produksi Sampah di Bireuen Capai 7,8 Ton per Hari, Warga Diminta Tak Buang Sampah Sembarangan

Ia menjelaskan, beberapa bulan lalu Pemkab Bireuen telah mengumpulkan para camat untuk membahas strategi pengelolaan sampah yang lebih produktif. Selain meningkatkan pelayanan, pengelolaan ini diharapkan mampu mengurangi beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBK) yang saat ini mencapai sekitar Rp6 hingga Rp7 miliar setiap tahunnya.

“Kami sedang memikirkan skema terbaik agar biaya pelayanan sampah bisa tertutup, bahkan bisa menghasilkan PAD,” ujarnya.

Mukhlis mengatakan, sistem pembayaran retribusi nantinya akan dirancang menyerupai mekanisme pembayaran tagihan listrik. Dengan sistem online, pembayaran diharapkan lebih tertib sehingga pelayanan sampah dapat berjalan maksimal.

Selain itu, Pemkab Bireuen juga akan menggalakkan Gerakan Pilah Sampah dari Sumbernya. Program ini bertujuan untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Blang Beururu.

Dengan memilah sampah dari rumah tangga, diperkirakan volume sampah yang harus diangkut ke TPA dapat berkurang hingga 75 persen. Dengan demikian, hanya sekitar 25 persen sampah berupa residu yang benar-benar dibuang ke TPA.

Gerakan Pisahkan Sampah dari Sumbernya diharapkan mampu menekan anggaran pelayanan sampah yang setiap tahunnya mencapai Rp6 hingga Rp7 miliar, ujarnya.

Untuk mendukung program ini, Pemkab Bireuen akan melibatkan pemerintah kecamatan dan pemerintah gampong secara aktif dalam pengelolaan sampah. Menurut Mukhlis, keterlibatan semua pihak akan membuat pengelolaan sektor sampah menjadi lebih profesional, terukur, transparan, sekaligus meningkatkan PAD daerah.

Bupati juga menginstruksikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Bireuen untuk segera menyiapkan dan menerbitkan Surat Edaran tentang Gerakan Pilah Sampah dari Sumbernya.

Surat edaran tersebut akan ditujukan kepada seluruh kepala departemen, lembaga, kantor, jajaran BUMN dan BUMD, pelaku usaha, camat, bahkan keuchik se-Kabupaten Bireuen.

Mukhlis mengajak seluruh Kepala SKPK, Camat, Camat, Tenaga Teknis dan pihak swasta untuk bahu membahu mensukseskan gerakan ini guna mewujudkan Kabupaten Bireuen yang bersih dan bebas sampah.


JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED
Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.
Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Berita Pasar Saham dan Alat Penelitian
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:14 WIB

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:35 WIB

Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung

Berita Terbaru