Ringkasan Berita:
- Jalan provinsi menuju Singkil dipenuhi lubang di berbagai titik sehingga pengendara tak punya pilihan jalan mulus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
- Kerusakan terpantau pada Selasa (14/7/2026) di sepanjang kawasan Suka Damai, Pemuka, Ujung Bawang, Selok Aceh, hingga Pulo Sarok. Kerusakan terparah terjadi di: Desa Ujung Bawang: Aspal sekitar 20 meter terkelupas seluruhnya akibat tergerus banjir pada akhir November 2025. Selok Aceh dan pintu masuk Pulo Sarok.
- Sejauh ini perbaikan hanya dilakukan secara tambal sulam.
Laporan Jurnalis Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil
RakyatPos.id, SINGKIL – Jalan menuju Singkil, ibu kota Kabupaten Aceh Singkil, penuh lubang.
Banyak sekali lubang sehingga kendaraan tidak punya pilihan untuk melewati jalan mulus.
Berdasarkan pengamatan wartawan Serambinews.com, Selasa (14/7/2026) jalan berlubang terjadi di kawasan Suka Damai, Pemuka, Ujung Bawang, Selok Aceh hingga Pulo Sarok.
Jalan berlubang terparah berada di Desa Ujung Bawang, Selok Aceh dan masuk Pulo Sarok.
Di Ujung Bawang, sekitar 20 meter seluruh aspalnya terangkat akibat tergerus banjir pada akhir November 2025.
Status jalan menuju Singkil adalah jalan provinsi.
Kerusakan terjadi tujuh tahun lalu.
Langkah perbaikannya hanya tambal sulam menggunakan mortar sehingga tidak bertahan lama.
Baca juga: Tulisan Landmark Alun-Alun Singkil Rusak
Menurut pengendara, lubang menganga kerap menyebabkan kendaraan terjatuh saat musim hujan dan malam hari.
Kondisi ini tentu membahayakan keselamatan pengemudi.
Oleh karena itu, perbaikan penting dilakukan secepatnya agar tidak membahayakan pengendara.
“Tidak ada jalur alternatif, jalan berlubang dimana-mana, terutama di sekitar Ujung Bawang. Kami berharap segera diperbaiki,” kata Arif, warga yang sehari-hari menggunakan jalan tersebut.

















