RakyatPos.id – Pusat logistik dan fasilitas pengisian bahan bakar yang melayani kapal induk Amerika Serikat di Pelabuhan Duqm, Oman, diklaim diserang rudal Iran.
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengklaim serangan itu merupakan fase ketiga dari operasi respons terhadap agresi militer AS terhadap Teheran.
Media Iran, Sepah News, pada Minggu (12/7/2026) memberitakan, serangan tersebut dilakukan oleh Angkatan Udara Iran.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Serangan tersebut diklaim menyasar pusat dukungan logistik Angkatan Laut AS serta fasilitas pengisian bahan bakar kapal induk di Pelabuhan Duqm, Oman.
IRGC juga menegaskan tekad Iran untuk terus menyerang AS usai pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, pada Kamis (9/7/2026).
Pernyataan ini disampaikan setelah AS melanjutkan serangan militernya ke Iran menyusul penutupan Selat Hormuz yang diumumkan Teheran.
IRGC juga mengklaim kapal kedua yang dianggap melanggar peraturan di Selat Hormuz telah dinetralkan melalui operasi militer balasan.
Pada serangan balik tahap kedua, Iran mengerahkan rudal balistik dan menargetkan Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar.
IRGC mengklaim serangan itu menghantam pusat perbaikan dan pemeliharaan pesawat tempur serta fasilitas kendali militer.
Iran juga memperingatkan bahwa setiap serangan lanjutan dari AS dan Israel akan dibalas dengan operasi militer yang lebih besar.
Pembawa acara: Dara Nazila
Redaktur: Rahmat Erik Aulia
















