Serangan AS menyebar ke empat provinsi Iran, ledakan di dekat fasilitas nuklir dan Selat Hormuz

- Jurnalis

Minggu, 12 Juli 2026 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ringkasan Berita:

  • Gelombang serangan beberapa malam terakhir menunjukkan semakin besarnya cakupan operasi militer yang menyasar berbagai wilayah Iran.
  • ADVERTISEMENT

    paralax

    SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Di sisi lain, Teheran terus menegaskan akan melakukan pembalasan yang lebih keras jika eskalasi konflik terus berlanjut.

RakyatPos.id – Serangan udara Amerika dilaporkan semakin meluas, menargetkan sejumlah fasilitas militer dan komersial di setidaknya empat provinsi Iran.

Rentetan ledakan terjadi di berbagai kota strategis, termasuk kawasan yang berdekatan dengan PLTN Bushehr dan kawasan pemantauan Selat Hormuz.

Berdasarkan informasi sejumlah sumber di Iran seperti dilansir Al Jazeera, pada Minggu Provinsi Bushehr menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak. Beberapa ledakan dilaporkan mengguncang kota Bushehr, yang merupakan rumah bagi salah satu pembangkit listrik tenaga nuklir utama Iran.

Di sisi lain, sedikitnya 10 ledakan dilaporkan terjadi di Jask, sementara ledakan lainnya terdengar di Sirik. Kedua kota ini memiliki posisi yang strategis karena terletak di Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran minyak terpenting di dunia.

Ledakan juga dilaporkan terjadi di Bandar Abbas, Kangan, Bandar-e Deyr, Asaluyeh, dan wilayah Konarak di Iran tenggara.

IRIB: Setidaknya 12 Ledakan Terdengar

Stasiun penyiaran negara Iran, IRIB, melaporkan sedikitnya 12 ledakan terjadi di berbagai wilayah di Provinsi Bushehr.

Rinciannya, lima ledakan terjadi di Kota Bandar-e Deyr, empat di Asaluyeh, dan tiga lainnya di Kota Bushehr.

Baca juga: Trump: Ribuan Rudal Siap Hancurkan Iran Jika Saya Terbunuh

Sementara itu, Student News Network TV mengutip reporter IRIB yang mengatakan bahwa barak militer di daerah Risheh, Bushehr, menjadi sasaran serangan. Ledakan juga dilaporkan mengguncang Kota Kangan, sementara sebuah pos militer di Bandar-e Deyr dikabarkan diserang.

Jangkauan Serangan Terus Berkembang

Gelombang serangan beberapa malam terakhir menunjukkan semakin besarnya cakupan operasi militer yang menyasar berbagai wilayah Iran.

Di sisi lain, Teheran terus menegaskan akan melakukan pembalasan yang lebih keras jika eskalasi konflik terus berlanjut.

Pengamat: Tujuan AS dan Iran Sangat Berbeda

Rekan senior Dewan Atlantik, Thomas Warrick, menilai konflik ini berpotensi berlangsung cukup lama karena kedua negara memiliki tujuan yang sangat berbeda dan kurang saling percaya.

Menurutnya, perbedaan pandangan dan kepentingan antara Washington dan Teheran membuat upaya mediasi semakin sulit.

Namun, Warrick memperkirakan dalam waktu dekat tidak akan ada serangan besar-besaran terhadap ibu kota Teheran atau pembalasan langsung Iran terhadap negara-negara Teluk.

Sebaliknya, ia memperkirakan konflik akan berlanjut dalam pola eskalasi naik-turun, dengan serangan terbatas yang terjadi secara berkala, diselingi dengan upaya diplomasi dan pernyataan politik untuk meredakan ketegangan.

Menurut Warrick, pola ini bisa berlanjut hingga beberapa minggu, bahkan berbulan-bulan, jika tidak ada terobosan diplomasi yang bisa menghentikan konflik.


JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED
Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.
Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Berita Pasar Saham dan Alat Penelitian
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:14 WIB

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:35 WIB

Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung

Berita Terbaru