Ringkasan Berita:
- PW IPARI Aceh mengadakan pelatihan penguatan kompetensi penyuluh agama Islam di Banda Aceh
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
- Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme penyuluh melalui optimalisasi Learning Management System (LMS)
- Ketua PW IPARI Aceh menekankan pentingnya penguasaan teknologi digital bagi penyuluh sebagai ujung tombak pembinaan masyarakat
- Kegiatan ini dihadiri oleh peserta dari Aceh Besar dan Banda Aceh dengan menghadirkan narasumber ahli
Laporan Jurnalis Serambi Indonesia, Yarmen Dinamika | Banda Aceh
RakyatPos.id – Pengurus Wilayah Persatuan Pengajar Agama Republik Indonesia (PW-IPARI) Provinsi Aceh melaksanakan Pelatihan Penguatan Kompetensi Penyuluh Agama Islam di Banda Aceh, Jumat (26/6/2026).
Pelatihan yang dilaksanakan di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Aceh ini dibuka oleh Ketua PW IPARI Provinsi Aceh, Dra Hj Evi Sri Rahayu MSos.
Dalam arahannya, Evi Sri Rahayu yang juga Ketua Tim Penyuluh Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh mengatakan, pengajar harus mampu meningkatkan profesionalismenya dengan mengikuti berbagai pelatihan.
Paket pelatihan tersebut, lanjutnya, saat ini diberikan melalui berbagai aplikasi, seperti Omtec dan LMS.
LMS adalah singkatan dari 'Learning Management System' yang dirancang untuk membuat, mendistribusikan, mengelola dan memantau program pembelajaran online.
Sistem ini berfungsi sebagai ruang kelas virtual yang mengkondisikan penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan (diklat).
Pelatihan ini mengusung tema: Melalui Optimalisasi Learning Management System (LMS), Mewujudkan Konselor Agama Islam yang Kompeten, Profesional dan Kompetitif di Era Transformasi Digital.
Baca juga: Hubungan Tiongkok-Indonesia berada pada titik tertinggi dalam sejarah, investasi mulai meluas ke wilayah Sumatera
Pelatihan tersebut, kata Evi Sri Rahayu, diikuti oleh ustadz asal Kabupaten Aceh Besar dan Kota Banda Aceh.
Menurutnya, penyuluh agama merupakan ujung tombak dalam memberikan bimbingan keagamaan kepada masyarakat.
“Dengan mengemban amanah tersebut diharapkan para penyuluh agama mampu menjadi penyuluh yang profesional. Untuk menyikapi hal tersebut maka dilakukan pelatihan ini,” kata Evi.
Untuk meningkatkan kompetensi penyuluh agama Islam, panitia mengundang Syahrati MSi sebagai narasumber.
Pelatihan berlangsung tertib, lancar dan interaktif. Banyak peserta yang bertanya dan narasumber memberikan respon positif.




















