Tegang! Rusia Kerahkan Kapal Perang setelah AS Menyita Kapal Tanker Minyak yang Berafiliasi dengan Moskow

- Jurnalis

Jumat, 9 Januari 2026 - 03:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatPos.id – Amerika Serikat (AS) menyita sebuah kapal tanker minyak yang terkait dengan Rusia di perairan Atlantik Utara.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi tindakan AS, Rusia dikabarkan mengerahkan kapal perangnya.

AS disebut-sebut telah menyita kapal tanker Rusia Bella 1, yang sekarang dikenal sebagai Marinera, karena melanggar sanksi Washington.

Penyitaan tersebut dilakukan untuk mendukung proklamasi Presiden Donald Trump untuk menargetkan kapal-kapal yang terkena sanksi yang mengancam keamanan dan stabilitas Belahan Barat.

Kapal tersebut berhasil diambil alih setelah lebih dari dua minggu melakukan pengejaran dari lepas pantai Venezuela hingga Atlantik Utara.

Penyitaan tersebut dinilai akan memperburuk ketegangan kedua negara nuklir.

Rusia dilaporkan mengerahkan kapal perang untuk melindungi kapal tanker minyak tersebut.

Moskow menuduh AS dan NATO melakukan pengawasan yang jelas-jelas tidak proporsional terhadap kapal tersebut.

Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan kapal itu berlayar di perairan internasional di bawah bendera Rusia.

Mereka juga mengklaim bahwa kapal ini beroperasi sepenuhnya sesuai dengan hukum maritim internasional.

Oleh karena itu, Rusia berharap negara-negara Barat dapat menjunjung prinsip ini dalam praktiknya.


JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Apakah ChatGPT tidak aktif? OpenAI memulihkan fungsi setelah 'mengalami masalah'
Kalau Malu, Kepala Dinas Pendidikan DKI Mundur!
Santiago Ponzinibbio mengambil pelajaran dari Piala Dunia Argentina jelang UFC Abu Dhabi
Hubungan Tidak Sehat Bukan Hanya Soal Selingkuh, Kenali 15 Tanda yang Harus Diwaspadai
Tanpa rompi dan borgol saat ditahan, DPP IMM meminta Kejagung tidak memberikan keistimewaan khusus kepada Febrie
Jajak pendapat Fox News menunjukkan dukungan terhadap Trump rendah ketika Partai Demokrat memimpin pemungutan suara di DPR
UNIKI Bireuen Lepas Kontingen Peksimid Aceh
Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:56 WIB

Apakah ChatGPT tidak aktif? OpenAI memulihkan fungsi setelah 'mengalami masalah'

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:33 WIB

Kalau Malu, Kepala Dinas Pendidikan DKI Mundur!

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:19 WIB

Santiago Ponzinibbio mengambil pelajaran dari Piala Dunia Argentina jelang UFC Abu Dhabi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:08 WIB

Hubungan Tidak Sehat Bukan Hanya Soal Selingkuh, Kenali 15 Tanda yang Harus Diwaspadai

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:31 WIB

Tanpa rompi dan borgol saat ditahan, DPP IMM meminta Kejagung tidak memberikan keistimewaan khusus kepada Febrie

Berita Terbaru

HEADLINE

Kalau Malu, Kepala Dinas Pendidikan DKI Mundur!

Sabtu, 25 Jul 2026 - 22:33 WIB