Spanyol mengumumkan kesiapannya untuk berpartisipasi dengan mengirimkan pasukan perdamaian ke Gaza

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pusat Informasi Palestina

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez pada hari Kamis mengumumkan kesiapan negaranya untuk mengirimkan pasukan dalam misi penjaga perdamaian “di Palestina” ketika “ada kesempatan,” dalam posisi yang menurutnya juga berlaku untuk Ukraina jika perjanjian damai tercapai.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sanchez mengatakan, dalam upacara ucapan selamat yang diadakan di Madrid untuk duta besar Spanyol pada kesempatan Tahun Baru, bahwa dia “akan mengusulkan kepada Parlemen, jika kondisinya memungkinkan, pengerahan pasukan penjaga perdamaian di Palestina,” menjelaskan bahwa hal ini terkait dengan “menentukan bagaimana upaya gencatan senjata akan dilanjutkan, dan dalam jangka menengah, atau mudah-mudahan lebih cepat, pengakuan negara Israel dan Palestina.”

Dalam konteks yang sama, Perdana Menteri Sosialis tersebut menegaskan kesiapan Spanyol untuk mengerahkan pasukan penjaga perdamaian di Ukraina jika kesepakatan dicapai untuk mengakhiri perang, dan menggambarkan momen saat ini sebagai “penentu” untuk mencapai perdamaian antara Kiev dan Moskow.

Dia berkata: “Jika Spanyol telah mengirim pasukan penjaga perdamaian ke banyak wilayah yang jauh dari negara kita, bagaimana mungkin kita tidak mengirim pasukan ke Ukraina, yang merupakan negara Eropa?”, dan menekankan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin menentang penempatan pasukan penjaga perdamaian asing di sana.

Sanchez menambahkan: “Kami tentu saja tidak akan melupakan Palestina dan Jalur Gaza… Spanyol harus berpartisipasi aktif dalam membangun kembali harapan di Palestina,” mengingat “situasi di sana masih tidak tertahankan.”

Dia melanjutkan: “Tidak ada keraguan bahwa pembentukan negara Palestina yang mandiri, layak, dan aman adalah solusi ideal untuk mencapai stabilitas, pembangunan, dan kemajuan di kawasan yang sangat penting bagi benua dan negara kita, baik dari sudut pandang geopolitik dan geostrategis.”

Spanyol telah mengakui Negara Palestina pada tahun 2024, dan dianggap sebagai salah satu negara Eropa yang paling kritis terhadap perang genosida Israel di Jalur Gaza, yang pecah setelah serangan pada tanggal 7 Oktober 2023.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Kejuaraan Golf Aceh Seri I Resmi Digelar, PGI Aceh Incar 4 Atlet Lolos PON 20028
Murlin Terpilih Secara Aklamasi Pimpin FOBI Aceh 2026–2030, Siap Perkuat Pembangunan & Raih Prestasi PON 2028
53 Mahasiswa dari 12 Negara Ikuti Seleksi Masuk UIN Ar-Raniry Banda Aceh
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Dijebloskan ke Penahanan
Ketua Dewan Universitas Al-Wasatiyyah Yaman Kunjungi Dayah Safinatun Naja di Nagan Raya
Febrie Adriansyah dititipkan di Rutan KPK selama 20 hari
Bupati Nagan Raya TRK Tinjau Progres Pembangunan Sekolah Rakyat, Target Agustus Selesai 100 Persen
Kalau Malu, Kepala Dinas Pendidikan DKI Mundur!

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:53 WIB

Kejuaraan Golf Aceh Seri I Resmi Digelar, PGI Aceh Incar 4 Atlet Lolos PON 20028

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:38 WIB

Murlin Terpilih Secara Aklamasi Pimpin FOBI Aceh 2026–2030, Siap Perkuat Pembangunan & Raih Prestasi PON 2028

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:22 WIB

53 Mahasiswa dari 12 Negara Ikuti Seleksi Masuk UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:41 WIB

Ketua Dewan Universitas Al-Wasatiyyah Yaman Kunjungi Dayah Safinatun Naja di Nagan Raya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:31 WIB

Febrie Adriansyah dititipkan di Rutan KPK selama 20 hari

Berita Terbaru

HEADLINE

Utah Talon vs. Bandit Chicago

Minggu, 26 Jul 2026 - 00:38 WIB