Sosok Agri Fanani yang dipolisikan Partai Demokrat karena diduga menuding SBY mendalangi kasus ijazah Jokowi

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatPos.id – Inilah sosok Agri Fanani, YouTuber yang dilaporkan Partai Demokrat karena menuding Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai dalang kasus ijazah Jokowi.

Agri Fanani yang memiliki akun YouTube @Agri Fanani dilaporkan bersama tiga akun media sosial lainnya, yakni kanal YouTube @Bang bOy dan @Kajian Online serta

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

TikTok @sudirowibudhiusmp.

Laporan tersebut memperlihatkan potongan video akun @AGRI FANANI yang menyebut anak emas SBY merupakan korupsi terbesar sepanjang sejarah NKRI.

Terkait laporan tersebut, Agri Fanani justru mempertanyakan somasi yang tak pernah diterimanya.

Hal ini beralasan karena sebelumnya Ketua Badan Riset dan Inovasi Strategis Partai Demokrat Ahmad Khoirul Umam mengaku sudah melayangkan somasi ke sejumlah akun media sosial terkait hal tersebut.

Hingga hari ini saya belum menerima surat panggilan tersebut, kata Agri Fanani, dikutip dari tayangan YouTube RakyatPos.id Indonesia, Rabu (7/1/2026).

Agri mengaku sudah mengetahui dirinya akan dipanggil Partai Demokrat bersama dua konten kreator lainnya yakni Zulfan Lindan dan akun Kajian Online.

Sebenarnya dia sudah menunggu panggilan, namun tidak juga datang dan malah dilaporkan ke polisi.

Ia tak mempermasalahkan laporan tersebut, namun ia terkejut karena nama Zulfan Lindan telah hilang dan digantikan dengan nama Boy.

Mungkin Yulfan Lindan kali ini agak tangguh dan hanya menggantikannya dengan yang laki-laki. Entahlah, mungkin bisa dipastikan dengan dia, kata Agri sambil menunjuk Khoirul Umam yang juga hadir dalam acara tersebut.

Agri membantah video yang diunggahnya berisi fitnah atau ujaran kebencian yang dibuat berdasarkan fakta dalam pemberitaan.

Dia meyakini angkanya 11 juta triliun persen.

Agri mengatakan, sejauh ini YouTuber Nusantara yang merupakan gabungan para YouTuber sepakat untuk melawan hoaks.

“Youtuber Nusantara berawal dari teman-teman YouTuber yang tumbuh secara organik. Tidak terorganisir, tidak tergerak, tidak disuruh, tidak dipesan oleh siapapun,” ujarnya.

Selama ini para YouTuber Tanah Air yang sudah 5 hingga 10 tahun konsisten membela Jokowi dalam mengawal program pemerintah yang berpihak pada rakyat.

Hal itu dilakukan karena ia melihat media sosial saat ini sedang tidak sehat.

“Nah, itu tugas kita, komitmen kita untuk melawan itu,” ujarnya.

Agri membantah tindakan yang dilakukannya sesuai perintah. Ia bahkan mengajukan diri membela pemerintah dari serangan hoaks seperti saat bencana di Aceh beberapa waktu lalu.

“Yah, karena mungkin hari ini atau akhir-akhir ini banyak terjadi penyerangan ke Pak Jokowi, akhirnya banyak dari kita yang dituduh beraliansi dengan Pak Jokowi, ada kaitannya di sana. Ya tidak apa-apa, tidak apa-apa,” tegasnya.

Siapa sebenarnya Agri Fanani?

Dari channel YouTube sendiri diketahui Agri Fanani merupakan Ketua Umum Youtuber Nusantara.

Informasi lebih lanjut didapat bahwa Agri Fanani berasal dari Surakarta alias Solo.

Dia tinggal di Tangerang dan bekerja sebagai vlogger.

Di Facebook, akun Instagram pribadinya juga tercatat dengan nama yang sama di YouTube.

Di Instagram, Agri Fanani kerap membagikan aktivitasnya.

Salah satu postingannya mencuri perhatian saat Agri Fanani berfoto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Bersama para YouTuber Tanah Air, Agri Fanani berkunjung dan bertemu dengan Gibran


JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Jika Iran tidak menjual minyak, negara-negara Teluk juga tidak akan menjual minyak
Inilah sebelas pemain klasik Benfica bersama Belenenses
Tindakan Sepihak Filipina Sangat Merusak Tatanan Regional
Komdigi dan Tribun Bekali Jurnalis Bangun Media Lokal Berkelanjutan di Aceh
Canelo Alvarez merefleksikan kehilangan Terence Crawford: 'Jika pikiran Anda tidak ada di sana, maka itu tidak sama'
Mengapa klaim palsu Filipina mengenai Laut Cina Selatan tidak berdasar?
Krisis Siswa Baru di SD Negeri: Meninjau Kembali Paradigma Pendidikan
Bob Myers mencoba dan gagal untuk membenarkan strategi dua garis waktu Warriors yang gagal

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:46 WIB

Jika Iran tidak menjual minyak, negara-negara Teluk juga tidak akan menjual minyak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:36 WIB

Inilah sebelas pemain klasik Benfica bersama Belenenses

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:32 WIB

Tindakan Sepihak Filipina Sangat Merusak Tatanan Regional

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:12 WIB

Komdigi dan Tribun Bekali Jurnalis Bangun Media Lokal Berkelanjutan di Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:08 WIB

Canelo Alvarez merefleksikan kehilangan Terence Crawford: 'Jika pikiran Anda tidak ada di sana, maka itu tidak sama'

Berita Terbaru

HEADLINE

Inilah sebelas pemain klasik Benfica bersama Belenenses

Sabtu, 25 Jul 2026 - 00:36 WIB

HEADLINE

Tindakan Sepihak Filipina Sangat Merusak Tatanan Regional

Sabtu, 25 Jul 2026 - 00:32 WIB