Kasad: Kita Harus Bersama!

- Jurnalis

Senin, 29 Desember 2025 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, tniad.mil.id – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., selaku Komandan Satgas Jembatan menekankan pentingnya solidaritas semua pihak dalam penanganan bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia, khususnya di Sumatera. Menurut Kasad, kondisi keprihatinan akibat bencana hanya bisa cepat teratasi jika seluruh elemen bergerak bersama dalam satu tujuan, yakni membantu masyarakat terdampak.

Kasad mengatakan TNI AD terus berkolaborasi dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait dalam percepatan penanganan bencana, termasuk pemulihan infrastruktur dan penyaluran bantuan kemanusiaan. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah mempercepat pembangunan jembatan dengan sistem kerja tiga shift untuk memastikan akses masyarakat dapat pulih dengan cepat.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk mempercepat pekerjaan ini, kami lakukan dalam tiga shift, pagi, siang, dan malam. Kalau tidak bekerja seperti ini, target yang telah dicapai selama ini tidak akan tercapai,” kata Kasad dalam konferensi pers satu bulan penanganan bencana Sumatera yang digelar di Posko Bencana Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Senin (29/12/2025).

Jenderal Maruli juga menegaskan, penanganan bencana di Sumatera merupakan salah satu upaya penanganan tercepat yang dilakukan pemerintah dibandingkan bencana-bencana sebelumnya. Hal ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi lintas sektor yang terjalin baik di lapangan.

Namun Kasad menyayangkan rusaknya beberapa jembatan Bailey yang dibangun TNI Angkatan Darat. Ia menegaskan, tindakan tersebut justru merugikan masyarakat yang membutuhkan akses dan bantuan.

“Dalam kondisi seperti ini, masih ada kelompok yang justru mengorbankan masyarakat. Kalau kita tidak bersatu, ini akan menyulitkan kita untuk bekerja. Kasihan masyarakat (menjadi) korban,” tegas Kasad.

Kasad menambahkan, TNI AD terus berupaya mengirimkan bantuan logistik serta menjembatani material dan peralatan dengan menggunakan sarana transportasi yang tersedia agar prajurit di lapangan dapat bekerja maksimal. Selain membangun jembatan, TNI AD juga melakukan pembangunan shelter sementara, penyediaan air bersih melalui sumur bor, dan berbagai upaya pendukung lainnya.

Hingga saat ini, 12 jembatan Bailey telah selesai dibangun dan dua jembatan lainnya ditargetkan selesai dalam waktu dekat. Kasad mengharapkan dukungan semua pihak, termasuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, agar penanganan bencana bisa berjalan lebih cepat, efektif, dan benar-benar meringankan beban masyarakat terdampak. (Dispenad)

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED
Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.
Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Berita Pasar Saham dan Alat Penelitian
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:14 WIB

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:35 WIB

Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung

Berita Terbaru