Bener Meriah, tniad.mil.id – TNI Angkatan Darat menyelesaikan pembangunan Jembatan Bailey Weh Paseh di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Sabtu (27/12/2025), sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan akses transportasi masyarakat pasca bencana.
Jembatan Bailey tipe 2-1 sepanjang 50 meter dibangun untuk menggantikan akses lama yang rusak, sekaligus memulihkan konektivitas vital antara kawasan Bener Meriah dengan kawasan eks Simpang KKA yang sebelumnya terputus.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengerjaan jembatan tersebut dilakukan prajurit TNI AD dari Batalyon Insinyur Konstruksi 13/Karya Etmaka (Yonzikon 13/KE) yang didatangkan dari Jakarta. Proses konstruksi dilaksanakan secara cepat, terukur, dan tetap mengedepankan aspek keselamatan konstruksi.
Setelah dinyatakan selesai, Jembatan Weh Paseh kini sudah bisa digunakan dan dilalui kendaraan, baik oleh masyarakat umum maupun untuk keperluan pendistribusian logistik ke wilayah sekitar.
Keberadaan jembatan ini menjadi sarana penting dalam mendukung mobilitas warga, kelancaran aktivitas perekonomian, serta mempercepat distribusi bantuan dan kebutuhan pokok ke wilayah terdampak.
Dengan tersambungnya kembali akses melalui bekas Simpang KKA, masyarakat tidak perlu lagi menempuh jalan memutar yang jauh, sehingga aktivitas sehari-hari dapat kembali berjalan dengan lebih efektif dan aman.
Penyelesaian Jembatan Bailey Weh Paseh merupakan wujud komitmen TNI AD dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pemulihan infrastruktur dan mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah terdampak bencana.
Masyarakat setempat menyambut baik selesainya pembangunan jembatan tersebut dan mengapresiasi kerja cepat TNI Angkatan Darat yang telah memulihkan akses vital terhadap kehidupan dan perekonomian warga. (Dispenad)
















