TNI AD Pastikan Bantuan Logistik Tiba di Daerah Sulit Akses, Aceh Tengah dan Bener Meriah

- Jurnalis

Rabu, 24 Desember 2025 - 00:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bener Meriah dan Aceh Tengah, tniad.mil.id – TNI Angkatan Darat memastikan bantuan logistik kemanusiaan terus menjangkau masyarakat di wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah yang masih sulit diakses melalui jalur darat dengan mengerahkan helikopter Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad), Sabtu (20/12/2025).

Dengan menggunakan Helikopter Bell 412EPI Nomor Registrasi HA-5230, TNI Angkatan Darat menyalurkan bantuan logistik ke sejumlah titik, antara lain Kecamatan Timang Gajah, Mesidah, dan Syiah Utama di Kabupaten Bener Meriah, serta Kecamatan Linge di Kabupaten Aceh Tengah. Dalam penerjunan tersebut, helikopter mengangkut 100 kilogram logistik dan lima orang dokter spesialis ke Desa Cekal, Kecamatan Timang Gajah, dan 1.000 kilogram logistik ke Desa Perumpakan Benjadi, Kecamatan Mesidah, Kabupaten Bener Meriah.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyaluran bantuan dilakukan melalui jalur udara mengingat kondisi medan dan keterbatasan akses darat yang tidak memungkinkan akses normal. Di Desa Cekal, bantuan logistik langsung disambut baik oleh masyarakat yang sangat membutuhkan, sedangkan di Desa Perumpakan Benjadi, helikopter berhasil mendarat dengan selamat di lahan terbuka meski kondisi permukaan belum sepenuhnya datar.

Selain Helikopter Bell 412EPI, TNI AD juga mengerahkan Helikopter Mi-17V5 Nomor Registrasi HA-5140 yang memiliki daya angkut lebih besar. Helikopter ini mendistribusikan 1.000 kilogram logistik ke Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, dan 1.100 kilogram logistik ke Kecamatan Mesidah, Kabupaten Bener Meriah. Kehadiran helikopter yang membawa bantuan dalam jumlah besar ini disambut antusias oleh masyarakat setempat.

Pelaksanaan misi distribusi logistik melalui udara ini dihadapkan pada tingginya intensitas operasional penerbangan di Bandara Rembele yang berdampak pada terbatasnya ketersediaan avtur. Dengan mempertimbangkan aspek keselamatan penerbangan, seluruh kru memutuskan untuk menghentikan misi setelah total logistik seberat 3.200 kilogram berhasil didistribusikan ke wilayah sasaran.

TNI Angkatan Darat bersama instansi terkait akan terus berupaya memastikan bantuan kemanusiaan sampai ke masyarakat terdampak bencana di Aceh, khususnya di daerah yang masih mengalami kendala akses, sebagai wujud kehadiran negara dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat. (Dispenad)

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED
Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.
Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Berita Pasar Saham dan Alat Penelitian
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:14 WIB

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:35 WIB

Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung

Berita Terbaru