Bantah Tarik Dana dari BSI Gara-gara Komisaris, Abdul Mu’ti: Saya Sampai Tolak Wamen!

- Jurnalis

Kamis, 11 Juli 2024 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatPos.id -Sikap Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang mengalihkan dana triliunan dari Bank Syariah Indonesia (BSI) ke sejumlah bank syariah lainnya, bukan untuk tujuan politik.

Sekretaris Jenderal PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti menegaskan, penarikan dana dari BSI bukan karena yang bersangkutan tak dilantik sebagai komisaris di bank pelat merah itu.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mu’ti mengungkapkan, persoalan pengangkatan komisaris BSI sama sekali tidak menjadi masalah baginya.

“Ya menurut saya BSI tidak, karena Abdul Mu’ti bukan komisaris. Karena bagi saya pribadi mohon maaf itu bukan sesuatu yang menjadi masalah,” tegas Abdul Mu’ti kepada wartawan di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (11/7).

Mu’ti heran jika ada pihak yang mengaitkan penarikan dana Muhammadiyah dengan pengangkatan komisaris di BSI. Pasalnya, dirinya pernah menolak tawaran menjadi Wakil Menteri (Wamen). Apalagi, tawaran itu hanya setingkat komisaris.

“Bahkan ada teman yang bilang ke saya, ya sudahlah Mas Mu’ti, tidak ada itu. Orang yang jadi Wakil Menteri juga ditolak. Jadi bagi saya pribadi tidak ada masalah dengan itu,” terang Mu’ti.

Abdul Mu’ti mengatakan selama ini dana Muhammadiyah terpusat di BSI. Baik dalam bentuk tabungan maupun pembiayaan.

Menurutnya, pemusatan dana dalam jumlah besar itulah yang dapat menimbulkan risiko.

“Nah, setelah kita evaluasi, ini bisa jadi berisiko. Bisa jadi berisiko. Untuk bank sendiri, saya kira bisa juga berisiko karena salah satu risiko bank adalah risiko konsentrasi,” katanya.

Ia menambahkan, dana terkonsentrasi dalam jumlah besar juga dapat berisiko bagi bank. Menurutnya, ketika nasabah bermasalah, bank juga akan bermasalah.

Atas dasar itu, lanjut Mu’ti, Muhammadiyah dapat meningkatkan kemitraan dengan lembaga keuangan di sektor ekonomi kecil dan menengah.

“Jadi kami ingin dana-dana Muhammadiyah ini lebih terkonsolidasi di berbagai lembaga mitra, karena itu juga akan memudahkan kami dalam membangun komunikasi dengan lembaga-lembaga perbankan syariah di tingkat daerah,” ujarnya.

Kamis lalu (30/5), Muhammadiyah resmi mencairkan dana organisasi yang tersimpan di Bank Syariah Indonesia (BSI) dengan total Rp13-15 triliun.

Keputusan Muhammadiyah ini tertuang dalam nota Keputusan PP Muhammadiyah Nomor 320/I.0/A/2024 yang telah ditandatangani oleh Ketua Umum Muhammadiyah Agung Danarto dan Sekretaris Muhammadiyah Muhammad Sayuti.

Buntut dari penarikan dana puluhan triliun itu berdampak signifikan. Pasalnya, Pimpinan Daerah Muhammadiyah atau PDM telah mengosongkan saldo mereka di BSI.

RakyatPos.ID Network

Berita Terkait

FPNU Tuduh Pengurus Gerindra Coba Pecahkan NU, Sebut Dasco dan Ahmad Muzani
Olahraga Anak Laki-Laki – Cienciano | Prakiraan dan peluang 23/08/2026
81 Tahun Kemerdekaan Indonesia, Dosen UNISAI Serukan Masyarakat Beretika di Tengah Ancaman Disinformasi
Beda total dengan prediksi Prabowo Presiden RI 2029
Milwaukee Brewer Christian Yelich dinobatkan sebagai Filantropis Paling Berharga
Polres Banda Aceh Tangkap Pencuri Sepeda Motor, Sabu dan Ganja yang Ditemukan di Bagasi
74 petani dari Provinsi Madang dilatih untuk meningkatkan produksi kakao
Brewers mencoba mempertahankan kemenangan beruntun di kandang, menjamu Braves

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 01:31 WIB

FPNU Tuduh Pengurus Gerindra Coba Pecahkan NU, Sebut Dasco dan Ahmad Muzani

Senin, 24 Agustus 2026 - 01:22 WIB

Olahraga Anak Laki-Laki – Cienciano | Prakiraan dan peluang 23/08/2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 01:13 WIB

81 Tahun Kemerdekaan Indonesia, Dosen UNISAI Serukan Masyarakat Beretika di Tengah Ancaman Disinformasi

Senin, 24 Agustus 2026 - 01:02 WIB

Beda total dengan prediksi Prabowo Presiden RI 2029

Senin, 24 Agustus 2026 - 00:54 WIB

Milwaukee Brewer Christian Yelich dinobatkan sebagai Filantropis Paling Berharga

Berita Terbaru

HEADLINE

Beda total dengan prediksi Prabowo Presiden RI 2029

Senin, 24 Agu 2026 - 01:02 WIB

Al Jazeera - LIVE