Houthi mengumumkan serangan terhadap “target penting” di Eilat, Israel Berita

- Jurnalis

Selasa, 9 Juli 2024 - 06:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kelompok Ansar Allah Yaman (Houthi) mengumumkan pelaksanaan serangan pesawat tak berawak terhadap sasaran penting di kota Eilat, Israel selatan, bekerja sama dengan Perlawanan Islam Irak.

Juru bicara militer kelompok tersebut, Yahya Saree, mengatakan dalam pernyataan yang disiarkan televisi kemarin malam, Senin, bahwa angkatan bersenjata mereka, bersama dengan Perlawanan Islam Irak, melakukan operasi militer “terhadap sasaran penting di Umm al-Rashrash, wilayah selatan Palestina yang diduduki.” ,” tanpa menentukan sifat targetnya.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Brigjen Saree membenarkan operasi tersebut dilakukan dengan sejumlah drone dan berhasil mencapai tujuannya.

Saree menegaskan akan terus melakukan operasi gabungan dengan Perlawanan Islam Irak dalam mendukung dan kemenangan rakyat Palestina hingga agresi berhenti dan pengepungan terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza dicabut.

Jumat lalu, pemimpin Houthi Abdul-Malik al-Houthi mengatakan bahwa operasi kelompoknya yang mendukung Gaza telah mengganggu hampir setengah lalu lintas pelayaran Israel.

Menarik kapal kargo

Dalam konteks yang sama, Pusat Informasi Maritim Gabungan Laut Merah dan Teluk Aden kemarin, Senin, mengonfirmasi bahwa kapal kargo Verbena yang berbendera Palau ditarik menjauh dari zona bahaya dalam perjalanan menuju pelabuhan panggilan berikutnya. , setelah diserang oleh Houthi pada 13 Juni.

Pusat tersebut mengatakan bahwa kapal tersebut menjadi sasaran tiga rudal saat melintasi Teluk Aden, 98 mil laut sebelah timur kota Aden di Yaman.

Komando Pusat AS mengatakan kapal itu dibanjiri air setelah awaknya diselamatkan dan diangkut ke tempat aman, dan salah satu awaknya terluka akibat serangan itu.

Dalam solidaritas dengan Gaza, yang sedang menghadapi perang Israel yang menghancurkan dengan dukungan Amerika, kelompok Houthi menargetkan, dengan rudal dan drone, kapal kargo Israel atau yang terkait dengan mereka di Laut Merah, Laut Arab, dan Samudera Hindia.

Sejak 12 Januari 2024, koalisi pimpinan AS telah melancarkan serangan yang dikatakan menargetkan situs Houthi di berbagai wilayah di Yaman, sebagai tanggapan atas serangan angkatan lautnya, yang dari waktu ke waktu ditanggapi oleh kelompok tersebut.

Ketika Washington dan London melakukan intervensi dan ketegangan meningkat pada bulan Januari, kelompok Houthi mengumumkan bahwa mereka sekarang menganggap semua kapal Amerika dan Inggris sebagai target militernya.

RakyatPos.ID Network

Berita Terkait

Febrie Adriansyah Tak Terpantau Jurnalis Saat Penuhi Panggilan Jaksa Agung, Lewat Pintu Mana?
FISIP Unimal dan Universitas Dharmawangsa Siapkan MoA, Kerjasama Dosen dan Pertukaran Mahasiswa
Dea, Anak Pejabat Gayo Lues yang Viral Melenturkan, Minta Maaf, Akui Salah dan Hapus Postingan
Jika Iran tidak menjual minyak, negara-negara Teluk juga tidak akan menjual minyak
Tindakan Sepihak Filipina Sangat Merusak Tatanan Regional
Komdigi dan Tribun Bekali Jurnalis Bangun Media Lokal Berkelanjutan di Aceh
Mengapa klaim palsu Filipina mengenai Laut Cina Selatan tidak berdasar?
Krisis Siswa Baru di SD Negeri: Meninjau Kembali Paradigma Pendidikan

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:59 WIB

Febrie Adriansyah Tak Terpantau Jurnalis Saat Penuhi Panggilan Jaksa Agung, Lewat Pintu Mana?

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:33 WIB

FISIP Unimal dan Universitas Dharmawangsa Siapkan MoA, Kerjasama Dosen dan Pertukaran Mahasiswa

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:09 WIB

Dea, Anak Pejabat Gayo Lues yang Viral Melenturkan, Minta Maaf, Akui Salah dan Hapus Postingan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:32 WIB

Tindakan Sepihak Filipina Sangat Merusak Tatanan Regional

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:12 WIB

Komdigi dan Tribun Bekali Jurnalis Bangun Media Lokal Berkelanjutan di Aceh

Berita Terbaru