16 orang tewas dalam serangan udara Israel yang menargetkan sekolah yang menampung warga Palestina yang mengungsi di Gaza – RakyatPos.id

- Jurnalis

Selasa, 9 Juli 2024 - 00:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beberapa warga Palestina tewas dan terluka pada hari Sabtu akibat serangan bom Israel di sebuah sekolah yang menampung warga terlantar di kamp pengungsi Nuseirat, Jalur Gaza bagian tengah, sumber dan saksi mata mengatakan, Anadolu Agency melaporkan.

“Pendudukan (Israel) melakukan pembantaian keji terhadap warga yang mengungsi dengan menargetkan sekolah yang menampung warga yang mengungsi di Al-Nusairat. Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa menerima 16 orang yang menjadi martir dan 50 orang yang terluka akibat penargetan tersebut,” kata Kementerian Kesehatan Gaza dalam sebuah pernyataan.

Sebelumnya, pertahanan sipil Gaza mengatakan kepada Anadolu bahwa serangan terhadap sekolah al-Jaouni mengakibatkan “lebih dari 10 martir, termasuk tubuh yang terpotong-potong.”

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah jenazah dan korban luka dibawa ke Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa di kota Deir al-Balah, dan Rumah Sakit Al-Awda di Gaza tengah, kata saksi mata kepada Anadolu.

Israel telah menggempur Jalur Gaza sejak serangan lintas perbatasan oleh Hamas pada 7 Oktober 2023. Selain menewaskan lebih dari 38.000 warga Palestina sejak saat itu, kampanye militer tersebut telah mengubah sebagian besar wilayah kantong berpenduduk 2,3 juta orang itu menjadi reruntuhan, menyebabkan sebagian besar warga sipil kehilangan tempat tinggal dan berisiko kelaparan.

BACA: 6 polisi tewas dalam pemboman Israel di Jalur Gaza

RakyatPos.ID Network

Berita Terkait

Febrie Adriansyah Tak Terpantau Jurnalis Saat Penuhi Panggilan Jaksa Agung, Lewat Pintu Mana?
FISIP Unimal dan Universitas Dharmawangsa Siapkan MoA, Kerjasama Dosen dan Pertukaran Mahasiswa
Dea, Anak Pejabat Gayo Lues yang Viral Melenturkan, Minta Maaf, Akui Salah dan Hapus Postingan
Jika Iran tidak menjual minyak, negara-negara Teluk juga tidak akan menjual minyak
Tindakan Sepihak Filipina Sangat Merusak Tatanan Regional
Komdigi dan Tribun Bekali Jurnalis Bangun Media Lokal Berkelanjutan di Aceh
Mengapa klaim palsu Filipina mengenai Laut Cina Selatan tidak berdasar?
Krisis Siswa Baru di SD Negeri: Meninjau Kembali Paradigma Pendidikan

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:59 WIB

Febrie Adriansyah Tak Terpantau Jurnalis Saat Penuhi Panggilan Jaksa Agung, Lewat Pintu Mana?

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:33 WIB

FISIP Unimal dan Universitas Dharmawangsa Siapkan MoA, Kerjasama Dosen dan Pertukaran Mahasiswa

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:09 WIB

Dea, Anak Pejabat Gayo Lues yang Viral Melenturkan, Minta Maaf, Akui Salah dan Hapus Postingan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:32 WIB

Tindakan Sepihak Filipina Sangat Merusak Tatanan Regional

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:12 WIB

Komdigi dan Tribun Bekali Jurnalis Bangun Media Lokal Berkelanjutan di Aceh

Berita Terbaru