Jepang dan Filipina menandatangani pakta pertahanan dengan fokus pada Tiongkok | Berita Militer

- Jurnalis

Senin, 8 Juli 2024 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kesepakatan itu muncul saat Manila dan Tokyo berbagi kekhawatiran tentang meningkatnya ketegasan Beijing di kawasan itu.

Jepang dan Filipina telah menandatangani pakta pertahanan yang memungkinkan penempatan pasukan di wilayah masing-masing di tengah kekhawatiran bersama atas meningkatnya kekuatan militer China.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Luar Negeri Jepang Yoko Kamikawa dan Menteri Pertahanan Nasional Filipina Gilberto Teodoro menandatangani Perjanjian Akses Timbal Balik pada hari Senin dalam sebuah upacara di Manila.

Berdasarkan perjanjian tersebut, pasukan Jepang akan dapat dikerahkan di Filipina untuk latihan militer gabungan dan pasukan Filipina akan dapat melaksanakan pelatihan tempur di Jepang.

Pakta tersebut perlu diratifikasi oleh badan legislatif kedua negara agar dapat berlaku.

Kesepakatan itu muncul saat Jepang dan Filipina, keduanya sekutu lama Amerika Serikat, khawatir terhadap meningkatnya ketegasan China di kawasan tersebut.

Beijing telah mengklaim lebih dari 90 persen Laut Cina Selatan, termasuk perairan yang terletak di zona ekonomi eksklusif Filipina dan empat negara Asia Tenggara lainnya.

Pengadilan internasional di Den Haag pada tahun 2016 menemukan bahwa klaim Beijing “tidak memiliki dasar hukum”.

Penjaga pantai dan angkatan laut Tiongkok dan Filipina telah terlibat dalam sejumlah konfrontasi di perairan yang disengketakan, termasuk insiden bulan lalu di mana personel penjaga pantai Tiongkok yang membawa pisau dan tombak menggunakan perahu motor untuk menabrak dua kapal pasokan angkatan laut Filipina.

Jepang memiliki sengketa wilayah lama dengan Cina atas Kepulauan Senkaku yang terletak di antara Taiwan dan Okinawa.

Di bawah Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida, Tokyo telah berupaya meningkatkan kekuatan militernya, termasuk melalui perjanjian akses timbal balik dengan Australia dan Inggris.

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr telah dengan tegas mengecam tindakan Tiongkok di Laut Cina Selatan dan memperingatkan bahwa negaranya akan menganggap kematian warga Filipina di tangannya sebagai sesuatu yang hampir sama dengan “tindakan perang”.

Manila memiliki perjanjian pertahanan jangka panjang dengan Australia dan AS dan sedang menjajaki perjanjian serupa dengan Prancis.

Pada bulan April, para pemimpin AS, Jepang, dan Filipina mengadakan pertemuan puncak trilateral pertama mereka di Washington, DC sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kerja sama militer antara kedua pihak.

Pertemuan puncak itu diadakan menyusul latihan militer gabungan di Laut Cina Selatan yang juga melibatkan Australia.

RakyatPos.ID Network

Berita Terkait

Dea, Anak Pejabat Gayo Lues yang Viral Melenturkan, Minta Maaf, Akui Salah dan Hapus Postingan
Jika Iran tidak menjual minyak, negara-negara Teluk juga tidak akan menjual minyak
Tindakan Sepihak Filipina Sangat Merusak Tatanan Regional
Komdigi dan Tribun Bekali Jurnalis Bangun Media Lokal Berkelanjutan di Aceh
Mengapa klaim palsu Filipina mengenai Laut Cina Selatan tidak berdasar?
Krisis Siswa Baru di SD Negeri: Meninjau Kembali Paradigma Pendidikan
Detik berikutnya, lampu Gedung Kejaksaan Agung tiba-tiba padam saat eks Jampidsus diperiksa, apa yang terjadi?
Ilmuwan Aceh Berbagi Pengalaman Soal Topan Senyar di Thailand, Türkiye Tuan Rumah AIWEST-DR 2027

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:09 WIB

Dea, Anak Pejabat Gayo Lues yang Viral Melenturkan, Minta Maaf, Akui Salah dan Hapus Postingan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:46 WIB

Jika Iran tidak menjual minyak, negara-negara Teluk juga tidak akan menjual minyak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:32 WIB

Tindakan Sepihak Filipina Sangat Merusak Tatanan Regional

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:42 WIB

Mengapa klaim palsu Filipina mengenai Laut Cina Selatan tidak berdasar?

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:26 WIB

Krisis Siswa Baru di SD Negeri: Meninjau Kembali Paradigma Pendidikan

Berita Terbaru

HEADLINE

Inilah sebelas pemain klasik Benfica bersama Belenenses

Sabtu, 25 Jul 2026 - 00:36 WIB

HEADLINE

Tindakan Sepihak Filipina Sangat Merusak Tatanan Regional

Sabtu, 25 Jul 2026 - 00:32 WIB