Jakarta, tniad.mil.id – TNI Angkatan Darat melalui Kodim 0102/Pidie bersama unsur terkait melaksanakan penertiban dan penurunan Bendera Bintang Bulan Sabit yang dikibarkan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Meunasah, Desa Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, Aceh, Rabu (4/11/2026).
Sebelum penertiban dilakukan, aparat TNI dan Polri sudah mengedepankan langkah persuasif melalui komunikasi dan mediasi dengan panitia penyelenggara agar bendera tidak dikibarkan. Namun upaya tersebut belum mencapai kata sepakat karena panitia masih bersikeras mempertahankannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di sisi lain, TNI Angkatan Darat juga melakukan langkah antisipatif terhadap rencana kegiatan Syiar Aceh Merdeka di wilayah Distrik Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya. Personil Kodim 0102/Pidie bersama personel Bawah Kendali Operasional (BKO) melaksanakan patroli dan komunikasi sosial dengan masyarakat. Kegiatan yang semula direncanakan di Desa Udeung Poroh akhirnya dipindahkan ke Makam Abdullah Syafi’i, Desa Cubo, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya.
Dalam proses penertiban di Desa Pulo Keunari, situasi memanas hingga personel TNI dilempari batu dan kayu. Sejumlah orang juga terlihat membawa senjata tajam. Personil telah berusaha menenangkan dan membubarkan massa dengan menggunakan peralatan pengendalian kerusuhan. Namun karena massa terus melakukan aksi anarkis dan keselamatan personel terancam, maka dilakukan pengamanan secara bertahap dengan mengeluarkan tembakan peringatan menggunakan munisi hollow, kemudian munisi karet.
Setelah massa bubar, personel TNI menurunkan Bendera Bulan Bintang di lokasi kegiatan. Pengendalian ini merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan daerah dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dalam kejadian tersebut tercatat 14 warga menjadi korban, yakni satu orang meninggal dunia dan 13 orang luka-luka. Selain itu, enam personel TNI juga mengalami luka-luka dan telah mendapat perawatan medis sesuai kondisinya masing-masing.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Abzalul Riza, warga Desa Dayah Gampong Baro, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie. Jenazah dimakamkan pada Kamis (5/11/2026) pukul 01.00 WIB di tempat pemakaman umum Desa Dayah Kampong Baru, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie.
TNI Angkatan Darat menyampaikan keprihatinan dan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya warga dalam kejadian tersebut dan berharap seluruh korban luka segera pulih. TNI AD juga terus berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk memantau perkembangan situasi dan memastikan kondisi wilayah tetap terkendali.
Dalam menjaga keamanan dan keutuhan NKRI, TNI AD senantiasa mengedepankan tindakan persuasif, komunikasi sosial, dan sinergitas dengan Polri, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat. Setiap tindakan di lapangan dilakukan secara profesional dengan tetap memperhatikan peraturan yang berlaku serta keselamatan masyarakat dan personel.
Hingga Kamis (11/5/2026) pukul 04.30 WIB, situasi keamanan di Desa Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie secara umum kondusif. Personil TNI terus memantau dan berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. (Dispenad)
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency



















