Video Pria Berkostum Wanita di Kafe Pekanbaru Viral, Yasser Hamidi: Pemerintah Harus Tegas

- Jurnalis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RIAU ONLINE, PEKANBARU — Sebuah video yang menyoroti aktivitas pria berpakaian ala perempuan di Kafe Laksamana Muda, Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, viral di media sosial.

Menanggapi polemik tersebut, Pengurus Yayasan Forsilista Pekanbaru sekaligus anggota Fraksi PKS DPRD Kota Pekanbaru Yasser Hamidi meminta pemerintah tegas menindaklanjuti persoalan ini.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yasser menyampaikan kecaman atas perilaku yang menurutnya ditujukan kepada kelompok LGBT. Ia menilai persoalan ini perlu mendapat perhatian serius karena berkaitan dengan nilai-nilai agama dan pembinaan generasi muda.

“Saya mengutuk keras perilaku terhadap LGBT yang sangat merusak moral generasi anak bangsa,” kata Yasser Hamidi, Selasa 20 Oktober 2026.

Ia juga meminta pemerintah mengambil langkah tegas untuk mencegah perilaku yang dianggap bertentangan dengan ajaran agama.

“Kami mohon ketegasan pemerintah untuk mencegah anak bangsa melakukan perilaku yang dilarang syariat agama,” tegasnya.

Sebelumnya, video tersebut diunggah akun Instagram @aliansipemuda_senapelanbersatu dan disebut-sebut direkam pada Minggu 18 Oktober 2026. Unggahan tersebut mendapat beragam reaksi dari netizen, mulai dari kritik terhadap kegiatan hiburan malam hingga imbauan kepada pemerintah daerah dan pejabat terkait untuk melakukan sidak.

Dalam video yang beredar, terlihat suasana tempat hiburan dengan lampu terang benderang dan sejumlah pengunjung. Pengunggah juga menyoroti penampakan beberapa pengunjung dan menyertakan informasi penting mengenai aktivitas di lokasi.

Postingan tersebut juga memuat tudingan terhadap kelompok tertentu yang disebut-sebut berkumpul di tempat itu. Namun isi unggahan media sosial tersebut tidak bisa dijadikan bukti telah terjadi pelanggaran hukum.

Oleh karena itu, tindak lanjut dari pemerintah dan instansi yang berwenang perlu dilakukan berdasarkan pemeriksaan obyektif, fakta di lapangan, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penilaian terhadap individu dan kelompok juga perlu dilakukan secara cermat dan tidak hanya berdasarkan penampilan semata.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Editor tidak bertanggung jawab atas konten atau akibat yang timbul dari konten ini. Agregator artikel oleh Agensi Digital JetMedia

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Pabrik anggur suami Ilhan Omar ditutup karena adanya klaim penipuan, kata Comer
The Rolling Stones secara mengejutkan merilis single baru yang keren ‘Who You Callin’ Crazy’
Rusia membebaskan warga Amerika berusia 74 tahun setelah kunjungan utusan Trump
Batas waktu perdagangan NFL: Saquon Barkley ke Seahawks di antara 10 langkah yang perlu dilakukan
Amazon mempekerjakan lebih dari 6.000 pekerja di Greater Houston untuk musim liburan
Boo Buckets McDonald’s kembali dengan tampilan baru. Penggemar nostalgia punya pemikiran.
Afrika Selatan vs Australia: Abad Temba Bavuma menyeret tuan rumah kembali ke seri
Ekspor Jepang meleset jauh di bulan September karena pertumbuhan melambat menjadi 16,7%
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Pabrik anggur suami Ilhan Omar ditutup karena adanya klaim penipuan, kata Comer

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:20 WIB

The Rolling Stones secara mengejutkan merilis single baru yang keren ‘Who You Callin’ Crazy’

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Rusia membebaskan warga Amerika berusia 74 tahun setelah kunjungan utusan Trump

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Batas waktu perdagangan NFL: Saquon Barkley ke Seahawks di antara 10 langkah yang perlu dilakukan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Amazon mempekerjakan lebih dari 6.000 pekerja di Greater Houston untuk musim liburan

Berita Terbaru

Al Jazeera - LIVE