Sekolah Adiwiyata Didorong Menjadi Pendorong Pengurangan Sampah Makanan di Merauke

- Jurnalis

Rabu, 16 September 2026 - 15:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Merauke, RakyatPos.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Merauke bersama WWF-Indonesia mendorong sekolah Adiwiyata menjadi ruang edukasi sekaligus penggerak pengurangan sampah makanan.

Upaya tersebut dilakukan melalui rangkaian pembinaan Sekolah Adiwiyata di SMP YPPK Yoanes 23 Merauke selama dua hari, 14-15 September 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Peduli Internasional mengenai Kehilangan dan Pemborosan Pangan yang diperingati setiap tanggal 29 September.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Limbah makanan dianggap menjadi masalah lingkungan bila terjadi terus menerus dalam jumlah besar. Makanan yang terbuang dapat menghasilkan gas rumah kaca, termasuk metana, yang memiliki kemampuan memerangkap panas lebih kuat dibandingkan karbon dioksida.

Lingkungan sekolah dinilai strategis untuk membangun kebiasaan baru karena guru dan siswa berinteraksi setiap hari. Pengetahuan tentang sisa makanan dapat diperkenalkan dan diterjemahkan ke dalam tindakan sederhana yang dapat dilakukan warga sekolah.

Rangkaian kegiatan dimulai pada tanggal 14 September dengan penyusunan program kerja tahunan Sekolah Adiwiyata. Kegiatan dilanjutkan pada tanggal 15 September melalui Training of Trainers (ToT) mengenai food loss dan waste.

Dalam kegiatan tersebut, para guru perwakilan sekolah Adiwiyata tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai permasalahan dan dampak sisa makanan terhadap lingkungan, namun juga berlatih menyampaikan pesan tersebut kepada warga sekolah.

Melalui sesi microteaching, peserta berdiskusi dan mengembangkan cara menyampaikan informasi tentang sisa makanan dalam bahasa sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa dan guru.

Perwakilan guru dari SMPN 2 Merauke, Titik Budik Ningsih mengatakan, guru mempunyai peran penting karena setiap hari berinteraksi dengan siswa. Menurutnya, edukasi tentang pengurangan sampah makanan perlu dibarengi dengan contoh dan praktik.

“Memang guru punya peran yang cukup besar karena setiap hari kita berinteraksi dengan anak. Jadi, mereka tidak hanya memberikan ilmu, tapi juga memberikan contoh dan membiasakan mereka melakukan hal-hal sederhana. Mereka juga bisa berbagi apa yang mereka pelajari di sekolah kepada orang tua dan keluarga di rumah,” kata Titik, Selasa (15/9/2026).

Setelah mengikuti ToT, peserta didorong untuk membawa ilmu tersebut ke sekolah masing-masing melalui kegiatan pendidikan. Pesan-pesan mengenai pengurangan sampah makanan juga dapat disebarluaskan melalui berbagai kegiatan sekolah dan media sosial resmi sekolah.

Dengan cara ini, kampanye pengurangan sampah makanan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan saja, namun terus menjangkau lebih banyak warga sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Staf Program Pengelolaan Sampah WWF-Indonesia Papua, Dony mengatakan, pengurangan sampah dari sumbernya merupakan bagian penting dalam pengelolaan sampah.

Dikatakannya, dalam pengelolaan sampah, upaya pengurangan dari sumbernya tentu menjadi bagian yang penting.

Sampah makanan yang berhasil dicegah sejak awal berarti mengurangi jumlah sampah yang nantinya harus dikumpulkan, diangkut, dan diolah.

Oleh karena itu, langkah sederhana untuk mencegah makanan terbuang percuma perlu mendapat perhatian, termasuk di lingkungan sekolah, salah satunya melalui tindakan edukatif, kata Dony.

Kerjasama antara DLH Kabupaten Merauke dan WWF-Indonesia merupakan bagian dari kerjasama melalui Rencana Kerja Bersama Program WWF-Indonesia Papua dan DLH Kabupaten Merauke.

Melalui peran guru dan warga sekolah sebagai penggerak, diharapkan siswa dapat membawa kebiasaan mengurangi makanan terbuang ke keluarga dan masyarakat.

Edukasi yang dilakukan secara konsisten dinilai bisa menjadi langkah awal membangun kesadaran terhadap pangan dan lingkungan.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Dokumen: NWSL Menerima Delapan Pengaduan Pelanggaran Seksual, Pelecehan Seksual, atau Pembalasan Tahun Ini
Seret Nama Nusron, KPK Dalami Dugaan Aliran Dana Korupsi Rp106 Miliar ke Kongres NU
Istana: Presiden Tak Intervensi Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid dalam Kasus Suap HGB Summarecon
Terungkap! Begini kondisi Nusron di tengah OTT KPK
TRACE GALLAGHER: Saya belajar dari pengalaman pahit mengapa akal sehat penting di Amerika
Hulk, penandatanganan yang memutuskan hasil imbang antara Fluminense dan Platense
Amnesty menuduh Iran mengoordinasi pembunuhan, penyiksaan dan pelecehan seksual selama protes tahun 2022
Podcast ‘Ear Hustle’ Mendapatkan Dokumen dari Morgan Freeman

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 09:31 WIB

Dokumen: NWSL Menerima Delapan Pengaduan Pelanggaran Seksual, Pelecehan Seksual, atau Pembalasan Tahun Ini

Kamis, 17 September 2026 - 09:19 WIB

Seret Nama Nusron, KPK Dalami Dugaan Aliran Dana Korupsi Rp106 Miliar ke Kongres NU

Kamis, 17 September 2026 - 09:05 WIB

Istana: Presiden Tak Intervensi Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid dalam Kasus Suap HGB Summarecon

Kamis, 17 September 2026 - 08:41 WIB

Terungkap! Begini kondisi Nusron di tengah OTT KPK

Kamis, 17 September 2026 - 07:42 WIB

TRACE GALLAGHER: Saya belajar dari pengalaman pahit mengapa akal sehat penting di Amerika

Berita Terbaru

HEADLINE

Terungkap! Begini kondisi Nusron di tengah OTT KPK

Kamis, 17 Sep 2026 - 08:41 WIB

Al Jazeera - LIVE