RakyatPos.id – Pernyataan mantan Wakil Menteri Tenaga Kerja (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel kembali menjadi perhatian pasca Purbaya Yudhi Sadewa dicopot dari jabatan Menteri Keuangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Jauh sebelum kabar tersebut muncul, Noel sudah menyampaikan pesan kepada Purbaya agar berhati-hati. Ia mengaku sudah mendapat informasi terkait kemungkinan Purbaya akan bernasib sama dengannya.
“Pesan ini untuk Pak Purbaya. Caranya hampir sama untuk semua, hati-hati pak,” kata Noel dalam keterangannya yang kini kembali beredar.
Noel kemudian mengungkapkan bahwa dirinya telah mendapat informasi terkait kemungkinan Purbaya “dinoel”.
“Nanti beberapa saat saya dapat informasi A. Pak Purbaya akan dibanned. Hati-hati Pak Purbaya,” ujarnya.
Istilah 'disnoelized' yang digunakan Noel menarik perhatian karena ia sendiri sebelumnya dicopot dari jabatan Wakil Menteri Tenaga Kerja. Dalam konteks pernyataan tersebut, istilah ini digunakan untuk menggambarkan kemungkinan seseorang mengalami penggantian atau pemberhentian dari jabatannya.
Noel kemudian menyampaikan peringatan dengan bahasa yang lebih keras. Ia mengatakan, ada pihak yang punya “partai” dan tidak akan tinggal diam bila kepentingannya diganggu.
Siapapun yang mengganggu pesta bandit ini, mereka akan melepaskan anjing liar untuk menggigit Pak Purbaya, kata Noel.
Ia lalu menutup pernyataannya dengan kalimat singkat yang kini kembali menjadi perhatian publik.
Kasihan Pak Purbaya, ada pesta yang terganggu, katanya.
Kini, setelah Purbaya tak lagi menduduki jabatan Menteri Keuangan, pernyataan lama Noel kembali muncul di ranah publik dan menjadi perbincangan. Banyak yang mengaitkannya dengan perkembangan terkini di pemerintahan.
Namun Noel dalam keterangannya tidak menyebut secara spesifik siapa yang dimaksud dengan “bandit” atau “anjing liar”. Oleh karena itu, istilah tersebut perlu ditempatkan sebagai ungkapan atau penilaian terhadap Noel, bukan sebagai fakta pihak tertentu.
Pernyataan lama tersebut kini kembali menimbulkan pertanyaan: apakah peringatan Noel hanya sekedar pernyataan politik, atau ada konteks lain yang belum terungkap saat itu?


















