Rektor UGM Akui Belum Bisa Memastikan Keaslian Ijazah Jokowi yang Beredar Saat Ini

- Jurnalis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatPos.id – Universitas Gadjah Mada (UGM) mengungkap batas kewenangannya dalam polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Pihak kampus menyatakan belum bisa memastikan apakah dokumen fisik ijazah politisi terkait yang beredar saat ini merupakan dokumen yang sebelumnya diserahkan oleh UGM.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rektor Universitas Gadjah Mada Prof Ova Emilia mengatakan, ijazah merupakan dokumen yang diberikan kepada mahasiswa setelah menyelesaikan pendidikan dan mengikuti proses wisuda. Setelah dokumen-dokumen ini diserahkan, tanggung jawab universitas atas kehadiran fisiknya tidak lagi berada di tangan kampus.

Artinya kami juga tidak bertanggung jawab. Apakah yang beredar sekarang itu yang diserahkan kepada kami sebelumnya atau tidak, kami tidak bertanggung jawab, kata Ova, dikutip Senin (24/8/2026).

UGM belum mengambil sikap untuk membuktikan keaslian dokumen fisik yang saat ini berada di tangan Jokowi. Ketidakmampuan memastikan dokumen fisik yang beredar saat ini bukan berarti menyatakan ijazah mantan presiden itu palsu.

Ova justru menjelaskan, setelah ijazah diserahkan kepada wisudawan, pihak universitas tidak lagi menguasai dokumen tersebut. Dalam kasus Jokowi, pihak kampus menyebut ijazah tersebut diberikan setelah yang bersangkutan menyelesaikan pendidikan di Fakultas Kehutanan pada tahun 1985.

Oleh karena itu, pihak kampus belum bisa memastikan kondisi atau bentuk fisik dokumen yang saat ini berada di tangan Jokowi. Pihaknya juga belum bisa memastikan keaslian ijazah mantan presiden yang beredar di media sosial.

Ijazah Jokowi sendiri masih menjadi misteri karena belum ada kepastian keasliannya, menyusul sejumlah polemik dan tudingan bahwa dokumen pendidikan mantan presiden itu palsu.

Meski demikian, politisi tersebut telah menyatakan kesiapannya untuk menunjukkan dokumen pendidikan yang dimilikinya guna meluruskan tudingan terkait selama masih dalam kerangka hukum. Tak hanya ijazah perguruan tinggi, ia mengaku siap menunjukkan dokumen pendidikan mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

“Hadir, saya sudah bilang, saya akan hadir dengan membawa ijazah SD, SMP, SMA, dan ijazah sarjana yang saat ini ada di Kejaksaan, semuanya akan kita tunjukkan,” tegas Jokowi.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

'Stick' Owen Wilson Tetapkan Tanggal Rilis S2; Pandangan Pertama Pada Rhea Seehorn
Polisi Terima Hasil Forensik Jenazah Sutrimo Pekan Ini, Misteri Kematian Terungkap?
BREAKING NEWS – Kecelakaan Maut di Samalanga, Dua Orang Meninggal Dunia dan Dua Luka-luka
Selain Jokowi, Budi Arie Bicara “Tidak Sampai 2029”, Singgung Nasib Pemerintahan Prabowo?
Golden State Valkyrie menghadapi Minnesota Lynx untuk membalas kekalahan baru-baru ini
Rial Iran Jatuh ke Rekor Terendah, 1 Dolar 2 Juta Rial, Warga Berburu Dolar di Tengah Sanksi AS
Trump akan mengizinkan impor daging giling tanpa tarif
Prakiraan Cuaca Selasa 25 Agustus, Kota Subulussalam akan diguyur hujan

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:44 WIB

'Stick' Owen Wilson Tetapkan Tanggal Rilis S2; Pandangan Pertama Pada Rhea Seehorn

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:37 WIB

Polisi Terima Hasil Forensik Jenazah Sutrimo Pekan Ini, Misteri Kematian Terungkap?

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:27 WIB

BREAKING NEWS – Kecelakaan Maut di Samalanga, Dua Orang Meninggal Dunia dan Dua Luka-luka

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:10 WIB

Selain Jokowi, Budi Arie Bicara “Tidak Sampai 2029”, Singgung Nasib Pemerintahan Prabowo?

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:08 WIB

Golden State Valkyrie menghadapi Minnesota Lynx untuk membalas kekalahan baru-baru ini

Berita Terbaru

Al Jazeera - LIVE