Cimahi, tniad.mil.id – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menekankan pentingnya komunikasi sebagai salah satu kunci keberhasilan Komandan Satuan Daerah (Dansatkowil) dalam pembinaan prajurit, membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, dan mendukung pelaksanaan program pemerintah. Penegasan tersebut disampaikannya saat memberikan pembekalan dan penutupan Upacara Dansatkowil TNI AD Terpusat Tahun 2026 di Pusat Pendidikan Artileri (Pusdikarmed) Medan, Cimahi, Jawa Barat, Jumat (7/8/2026).
Di hadapan lebih dari 400 peserta aksi, Wakil Kepala Staf menegaskan, seorang Dansatkowil harus mampu membangun komunikasi yang baik dengan seluruh anggotanya, mulai dari perwira, bintara, hingga tamtama. Selain itu, para panglima juga dituntut untuk aktif hadir di masyarakat, memahami berbagai permasalahan di daerah, dan menjadi jembatan dalam menyampaikan berbagai program pemerintah agar dapat diterima dan berjalan dengan baik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Komandan satuan harus mempunyai komunikasi yang baik dengan anggota, mulai dari perwira, bintara, hingga tamtama.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Kepala Staf juga membacakan pesan tertulis dari Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Si., yang menyampaikan apresiasinya terselenggaranya Apel Dansatkowil sebagai wadah strategis untuk menyamakan persepsi, memperkuat komitmen dan meningkatkan kapasitas Pangdam dalam menghadapi dinamika tugas di daerah.
Kasad menegaskan, seluruh hasil pembekalan dalam apel tersebut harus segera dilaksanakan di kesatuan masing-masing guna memperkuat pembangunan wilayah, menjaga stabilitas kawasan, dan meningkatkan kontribusi TNI AD dalam mendukung pembangunan nasional. Menurut Kasad, Dansatkowil merupakan ujung tombak TNI AD yang harus mampu membangun komunikasi, kolaborasi dan sinergi dengan pemerintah daerah, Polri, kementerian dan lembaga, serta seluruh komponen bangsa.
Sebagai pedoman dalam menjalankan tugasnya, Kasad memberikan tiga penekanan kepada seluruh peserta, yaitu segera menindaklanjuti hasil Dansatkowil Apple melalui langkah nyata sesuai karakteristik daerah masing-masing, penguatan pembangunan wilayah melalui kepemimpinan adaptif dan komunikasi sosial yang efektif, serta terus mengembangkan inovasi untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat melalui berbagai program unggulan TNI AD yang dilaksanakan secara tepat sasaran, akuntabel, dan berkelanjutan.
Majelis Dansatkowil TNI AD Tahun 2026 diharapkan semakin memantapkan kualitas kepemimpinan para panglima sehingga mampu menghadirkan satuan yang profesional, adaptif, dan selalu hadir di tengah masyarakat dalam mendukung pembangunan nasional dan menjaga keutuhan TNI dengan rakyat. (Dispenad)



















