Yuenchi Arwindi Bikin Laporan Polisi Usai Namanya Dikaitkan dengan Kasus Febrie Adriansyah

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatPos.id – Advokat Yuenchi Arwindi menempuh jalur hukum setelah namanya terseret dalam kasus mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah tegas itu diambil menyusul narasi dirinya menerima dana dari Febrie Adriansyah yang kini ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dan pencucian uang (TPPU) pengelolaan batubara.

Melalui video klarifikasinya, Yuenchi Arwindi menegaskan dirinya tidak menerima aliran dana atau aset milik Febrie Adriansyah.

“Demi Allah, demi Tuhan Yang Maha Esa, tuduhan simpanan atau kesombongan, serta penimbunan harta atau penerimaan miliaran rupiah tersebut adalah tidak benar dan tidak berdasar,” kata Yuenchi, dikutip dari akun X @PartaiScomed pada Rabu, 15 Juli 2026.

Sebagai seorang advokat, ia mengaku hanya menjalankan profesinya dengan menjunjung tinggi kode etik, seperti mendampingi klien dan saksi di pengadilan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Yuenchi menegaskan, dirinya belum pernah bertemu dan berinteraksi dengan mantan Jaksa Agung Jampidsus itu.

“Saya menduga hal ini terjadi karena saya pernah bekerja sebagai advokat di sebuah kantor hukum berinisial BS yang letaknya dekat Kejaksaan Agung,” ujarnya.

“Tetapi saya melakukannya di sana secara profesional dan tidak pernah melanggar kode etik advokat atau bertindak bertentangan dengan hukum yang berlaku,” lanjutnya.

Menanggapi permasalahan tersebut, Yuenchi Arwindi mengambil langkah hukum terhadap pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Saat ini saya dan tim sedang mengumpulkan data di akun atau media sosial yang menyebarkan informasi palsu tentang saya,” kata Yuenchi.

Terhadap pihak-pihak tersebut saya akan mengambil langkah hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, lanjutnya.

Yuenchi pun mengimbau masyarakat lebih selektif dalam mempercayai informasi yang beredar.

Yuenchi Arwindi dituduh menerima dana dari mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Yuenchi Arwindi menjadi sorotan publik usai disebut-sebut terlibat dalam penimbunan aset Febrie Adriansyah yang disimpan atas namanya.

Namun Yuenchi Arwindi langsung membantah narasi yang menyebutkan dirinya menerima dana dari Febrie Adriansyah, mantan Jampidsus yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) pengelolaan batubara.

Yuenchi membantah tudingan tersebut melalui Surat Klarifikasi yang menyebutkan beberapa fakta terkait kiprahnya di dunia hukum sebagai advokat.

Dari informasi yang diberikan, Yuenchi menegaskan, dirinya tidak menerima dana apapun dari tersangka Febrie Adriansyah.

Berikut isi surat klarifikasi Yuenchi yang membantah tudingan menerima dana dari mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

1. Bahwa pada periode Februari 2025 sampai dengan September 2025, saya bekerja sebagai Advokat di Firma Hukum Bima Sena;

2. Selama bekerja di law office, saya menjalankan tugas bersama Managing Partner, Senior Lawyer sebagai mentor, dan staf administrasi

3. Bahwa selain menjalankan tugas saya sebagai Advokat, saya juga diserahi tanggung jawab administratif sebagai General Affair, yang meliputi penyiapan dokumen hukum (legal drafting) dan pengelolaan kas kecil kantor yang digunakan semata-mata untuk memenuhi kebutuhan operasional kantor,

4. Selama bekerja di Bima Sena Law Firm, saya hanya menangani satu kasus yaitu kasus yang berkaitan dengan PPKH milik Perusahaan Bakrie,

5. Bahwa dana kas kecil yang saya kelola setiap bulannya hanya berkisar antara Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah) sampai dengan Rp10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah) dan seluruh penggunaannya ditujukan untuk keperluan operasional kantor, bukan untuk penerimaan pribadi atau dana yang berasal dari pihak lain;

6. Bahwa pada bulan Agustus 2025 telah diterbitkan Surat Panggilan Klarifikasi dari Mabes Polri (Mabes Polri) yang dikirimkan ke alamat Firma Hukum Bima Sena. Namun saat itu saya tidak menerima panggilan tersebut secara langsung sehingga saya tidak mengetahui adanya panggilan tersebut sehingga tidak dapat memenuhi panggilan tersebut.

7. Bahwa sejak tanggal 5 Oktober 2025 sampai dengan saat ini saya bekerja sebagai Advokat di Firma Hukum Husenndro & Partners.” tulis Surat Klarifikasi Yuenchi Arwindi.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED
Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.
Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Berita Pasar Saham dan Alat Penelitian
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:14 WIB

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:35 WIB

Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung

Berita Terbaru