RakyatPos.id – Amerika Serikat (AS) disebut-sebut kalah telak di zona Teluk.
Mengacu pada kegagalan pertahanan udara mereka dalam mencegat serangan rudal Iran di Kuwait dan Bahrain, bahkan Yordania.
Mengutip Al Mayadeen pada (10/7), demikian laporan terbaru Wall Street Journal yang dipublikasikan Kamis (9/7/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Laporan tersebut mengungkap kegagalan fatal sistem pertahanan udara Amerika Serikat dan sekutunya di kawasan Teluk.
Sistem persenjataan canggih Washington telah terbukti gagal total dalam mencegat gelombang serangan rudal Iran baru-baru ini.
Serangan udara yang dilancarkan militer Iran berhasil menembus pertahanan dan menghantam instalasi militer AS di Kuwait dan Bahrain.
Meski para pejabat AS mengklaim serangan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa dan hanya menyebabkan kerusakan terbatas, fakta di lapangan berbicara berbeda.
Pola penutupan informasi ini sengaja dilakukan Washington dan pemerintah tuan rumah untuk meminimalisir skala kekalahan mereka.
Namun narasi palsu tersebut langsung runtuh setelah citra satelit komersial mengungkap kondisi asli lokasi kejadian.
Media internasional seperti New York Times, ABC News dan BBC Verify berhasil mendokumentasikan kawah ledakan mengerikan di markas Armada Kelima Bahrain dan pelabuhan Jebel Ali di Uni Emirat Arab.
Investigasi independen Barat juga mengonfirmasi bahwa kerusakan serius terjadi di sekitar 18 lokasi militer yang tersebar di tujuh negara berbeda.
Bukti satelit ini pada akhirnya membantah klaim sepihak AS dan menegaskan bahwa kemenangan serangan militer Iran bukan sekedar propaganda belaka.
Pembawa acara: Dara Nazila
Redaktur: Rahmat Erik Aulia
















