RakyatPos.id – Sebuah mural yang menggambarkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di dalam peti mati dipasang di Lapangan Enghelab, Teheran, di tengah ketegangan baru antara Iran dan Amerika Serikat.
Mural besar tersebut menampilkan tulisan “Bunuh Trump” dalam bahasa Persia dan Inggris. Rekaman yang beredar pada Rabu (15/7/2026) menunjukkan pekerjaan tersebut mendominasi salah satu kawasan tersibuk di ibu kota Iran.
Selain mural tersebut, juga terdapat spanduk bergambar batu nisan berisi foto tokoh politik Amerika beserta prasasti yang bermakna harapan kemenangan musuh akan berakhir sia-sia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca juga: Iran Menuduh AS Melakukan Kejahatan Perang karena Menyerang Infrastruktur Sipil
Sejumlah warga di lokasi menyatakan dukungannya terhadap pesan yang ditampilkan dalam mural tersebut. Salah satu warga mengaku bangga dan menilai Iran tidak akan tunduk pada tekanan Amerika Serikat.
Warga lain mengatakan mural tersebut mencerminkan semangat sebagian warga Iran yang ingin berperang melawan Amerika Serikat dan Israel, terlepas dari perbedaan pandangan politik di negara tersebut.
Kemunculan mural tersebut terjadi di tengah panasnya kembali hubungan antara Washington dan Teheran. Dalam beberapa hari terakhir, kedua negara saling melancarkan operasi militer setelah serangkaian serangan udara Amerika Serikat di sejumlah wilayah Iran dibalas dengan serangan Iran terhadap fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Di sisi lain, militer Amerika Serikat juga mengumumkan rencana memperketat pengawasan lalu lintas maritim ke pelabuhan Iran. Langkah ini ditolak oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang menekankan bahwa Iran akan mempertahankan kepentingannya di perairan strategis.
Sebelumnya, Iran dan Amerika Serikat telah menandatangani nota kesepahaman pada 17 Juni 2026 untuk memperpanjang gencatan senjata sekaligus membuka ruang perundingan. Namun setelah perjanjian berlaku, kedua belah pihak kembali saling tuduh melakukan pelanggaran sehingga menyebabkan ketegangan kembali meningkat.
















