Ringkasan Berita:
- Universitas Syiah Kuala (USK) melantik 12 dekan dan seorang direktur Sekolah Pascasarjana masa jabatan 2026–2031
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
- Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menambah enam guru besar baru
- Sementara itu, di Jakarta, UIN Ar-Raniry menerima Surat Keputusan Menteri Agama RI tentang Pengangkatan Enam Guru Besar Baru Kelompok Ilmu Agama Periode III Tahun 2025.
RakyatPos.id, BANDA ACEH – Dunia akademik Aceh mencatat dua peristiwa penting pada Senin (13/7/2026). Universitas Syiah Kuala (USK) melantik 12 orang dekan dan seorang direktur Sekolah Pascasarjana masa jabatan 2026–2031, sedangkan Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menambah enam guru besar baru.
Pelantikan di USK berlangsung di Gedung AAC Dayan Dawood Darussalam dipimpin langsung oleh Rektor Prof Mirza Tabrani SE, MBA, DBA. Pejabat baru yang dilantik antara lain Dr. Amiruddin (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), Prof. Iskandar (Fakultas Teknik), Dr.drh. Nuzul Asmilia (Fakultas Kedokteran Hewan), Dr. Zulfan Alibasyah (Fakultas Kedokteran Gigi), Dr. Bakhtiar (Fakultas Kedokteran), Prof. Dr. Zahratul Idami (Fakultas Hukum), Prof. Dr. Ir. Sabaruddin (Fakultas Pertanian), Dr. A. Sakir (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Haeqal Azief Haridhi (Fakultas Kelautan dan Perikanan), Prof. Dr. rer. nat. Ilham Maulana (Fakultas MIPA), Dr. Hamdani M. Syam (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik), Prof. Dr. Teuku Tahlil (Fakultas Keperawatan), dan Prof. Dr. drh. Muslim Akmal sebagai Direktur Sekolah Pascasarjana.
Rektor dalam sambutannya menegaskan bahwa jabatan tersebut tidak sekedar bersifat administratif, namun mempunyai amanah yang besar untuk memimpin perubahan dan mengembangkan potensi yang dimiliki fakultas. Ia mengingatkan pentingnya keseimbangan kecepatan dan perencanaan dalam menghadapi dinamika pendidikan. Selain itu, ia menekankan kebijakan bagi hasil yang mengembalikan 60 persen pendapatan kepada fakultas sebagai bentuk keyakinan bahwa fakultas adalah motor utama kemajuan universitas.
Sementara itu, di Jakarta, UIN Ar-Raniry menerima Surat Keputusan Menteri Agama RI tentang pengangkatan enam guru besar baru pada kelompok Ilmu Agama Periode III Tahun 2025. Penyerahan dilakukan oleh Menteri Agama Prof Dr Nasaruddin Umar di Hotel Grand Mercure Harmoni. Dengan tambahan tersebut, jumlah guru besar di UIN Ar-Raniry kini mencapai 66 orang.
Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman M.Ag menyebut capaian tersebut sebagai indikator peningkatan kapasitas akademik kampus. “Dalam empat tahun terakhir jumlah guru besar meningkat dari 22 orang pada tahun 2022 menjadi 66 orang pada tahun 2026. Hal ini menunjukkan budaya akademik dan produktivitas dosen terus berkembang,” ujarnya. Ia menambahkan, jumlah dosen bergelar doktor juga meningkat signifikan, dari 188 orang pada tahun 2022 menjadi 289 orang pada tahun 2026.
Menurutnya, bertambahnya jumlah guru besar dan doktor akan memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, mendorong inovasi, memperluas kolaborasi penelitian, dan meningkatkan publikasi ilmiah. Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam sambutannya menegaskan, guru besar harus mampu memadukan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai agama. “Iman dan ilmu harus berjalan beriringan,” tegasnya.(mun/rn)
Enam orang dosen UIN Ar-Raniry menerima gelar Guru Besar KMA
- Prof.Dr.Azhar, M.Pd. (Bidang Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam)
- Prof.Dr.Husna Amin, M.Hum. (Bidang Filsafat Agama)
- Prof.Dr.Marzuki, S.Pd.I., M.Si. (Bidang Antropologi Pendidikan Islam)
- Prof.Dr.Firdaus, S.Ag.,M.Hum. (Bidang Sosiologi Agama)
- Prof. Dr. Ernita Dewi, S.Ag., M.Hum. (Bidang Filsafat Islam Kontemporer)
- Prof.Dr.Jasafat, MA (Ilmu Dakwah)

















