Uncen sepakat bekerjasama dengan BUMMA Namblong

- Jurnalis

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sentani, RakyatPos.id – Universitas Cenderawasih dan Direksi PT Yombe Namblong Nggua menandatangani Perjanjian Implementasi di Kampung Berap, Distrik Nimbokrang, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, pada Jumat (10/7/2026). Dalam kerja sama ini, Universitas Cenderawasih akan membantu penyusunan Standar Operasional Prosedur pengelolaan keuangan PT Yombe Namblong Nggua, perusahaan yang didirikan oleh 44 marga masyarakat adat Namblong.

Kerja sama ini melibatkan Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Cenderawasih dan Unit Penunjang Akademik Pengembangan Karir dan Kewirausahaan Universitas Cenderawasih. Perjanjian Implementasi tersebut merupakan tindak lanjut dari pelatihan pengembangan kewirausahaan dan literasi keuangan bagi Badan Usaha Milik Masyarakat Adat atau BUMMA Namblong yang dilaksanakan di Kampung Berap pada tanggal 9 – 10 Juli 2026.

Kepala Unit Penunjang Akademik Pengembangan Karir dan Kewirausahaan Universitas Cenderawasih Kurniawan Patma mengatakan Perjanjian Implementasi merupakan bentuk komitmen bersama antar pihak untuk mengimplementasikan hasil pelatihan. Implementasi tersebut akan dilakukan dengan menyusun Standar Operasional Prosedur pengelolaan keuangan PT Yombe Namblong Nggua.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, kerjasama implementasi juga akan mengembangkan prototipe laporan keuangan berbasis masyarakat adat. Pelaksanaan Kerangka Kanvas Model NOKEN Hal ini juga akan dijadikan sebagai strategi penguatan tata kelola dan pengembangan bisnis BUMMA yang berkelanjutan.

Kurniawan mengatakan, penandatanganan perjanjian implementasi ini diharapkan menjadi langkah konkrit dalam memperkuat kapasitas kelembagaan dan meningkatkan literasi keuangan. Kerjasama ini bertujuan untuk membentuk model bisnis yang profesional, mandiri dan berkelanjutan bagi masyarakat adat.

“Jadi hasil dari pelatihan ini, yang kemudian akan diimplementasikan (dinyatakan dalam) Perjanjian Implementasi,” ungkapnya.

Direktur Operasional PT Yombe Namblong Nggua Yusuf Kasmando mengatakan kerja sama sangat penting untuk menata kepengurusan perusahaan dan berbagai unit bisnisnya. PT Yombe Namblong Nggua yang didirikan oleh 44 marga atau iram di Namblong ini memiliki unit usaha pertanian, kehutanan, peternakan, ekowisata, dan perikanan.

Kasmando berharap kerjasama dan kerja sama dengan Universitas Cenderawasih ini dapat terus berkesinambungan. Kasmando mengatakan kolaborasi penting untuk mengembangkan bisnis dan mengelola keuangan PT Yombe Namblong Nggua sebagai BUMMA Namblong.

“Terima kasih atas kegiatan ini. Ini merupakan kegiatan yang pertama, kami di BUMMA perlu (pelatihan) pengelolaan keuangan. Hal yang luar biasa ini memberikan motivasi yang lebih baik bagi kami kedepannya untuk menata kepengurusan di perusahaan kami, baik di induk perusahaan maupun di kepengurusan unit usaha di PT Yombe Namblong Nggua,” kata Kasmando kepada RakyatPos.id, Kamis (9/7/2026).

Peserta pelatihan, Rebekah Waibro, mengatakan pelatihan ini sangat bermanfaat. Waibro mengatakan, pelatihan pengelolaan keuangan sangat penting dalam mengembangkan bisnis PT Yombe Namblong Nggua.

“Terima kasih kepada (Universitas Cenderawasih), agar kedepannya kita bisa bekerja sesuai dengan apa yang kita terima (dari pelatihan), kedepannya kita tidak kewalahan dalam pengelolaan keuangan, khususnya dalam mengembangkan vanili. Ilmu ini sangat mahal,” ujarnya.

Waibro yang juga Koordinator Komoditas Vanila di Unit Usaha Pertanian PT Yombe Namblong Nggua berencana berbagi pembelajaran dengan para petani vanili. Waibro mengatakan masyarakat adat harus mandiri dan sejahtera dari hasil pengelolaan potensi lokal.

“Masyarakat adat Namblong harus sejahtera hidupnya. Itu yang selalu diimpikan ibu saya. Masyarakat Namblong menanam vanili agar bisa menutupi kekurangan yang ada di keluarga,” ujarnya.

Kelas akuntansi pribumi

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Cenderawasih, Dr Otniel Safkaur menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat adat Namblong, khususnya para direktur dan pengurus PT Yombe Namblong Nggua. Safkaur mengatakan, situasi di Papua membuat kampus harus memberikan dampak langsung terhadap masyarakat adat di desa-desa demi menjaga hutan dan tanah adat.

“Kalau hutan ditebang oleh orang yang punya uang besar, kita (masyarakat adat) juga akan binasa. Saya berharap masyarakat di sini konsisten, terus menjaga alam dan hutan dengan baik,” kata Safkur, Jumat (10/7/2026).

Safkaur mengatakan, pihaknya akan membuka kelas akuntansi bagi masyarakat adat Namblong, khususnya para direktur dan pengurus PT Yombe Namblong Nggua. Safkaur mengatakan, kelas akuntansi masyarakat adat akan didanai melalui program beasiswa PT Yombe Namblong Nggua.

Kita sudah usulkan, dan sudah diterima. Tahap awal siapkan dokumen untuk proses pembelajaran. Tahun depan kita diminta belajar di sini (kelas terbuka). Kita usulkan 15 orang, kalau anggaran ada. Masyarakat di Namblong yang mau belajar akan dibiayai oleh Pak Roki (dari Yayasan Monoken Membumi Membumma) dan tim. Mudah-mudahan apa yang direncanakan bisa terwujud, ”ujarnya.

Safkaur berharap kolaborasi dan kerja sama ini dapat memperkaya pengetahuan masyarakat adat dalam mengelola potensi ekonomi lokal melalui BUMMA. Safkur mengatakan, masyarakat adat di Papua harus didampingi dan diajarkan ilmu manajemen dalam mengelola sumber daya.

Kita tahu, selama ini yang hidup (dari hasil hutan adalah investor) dengan modal yang besar,” ujarnya.

Postingan Uncen Sepakat Kerjasama dengan BUMMA Namblong pertama kali muncul di RakyatPos.id Papua.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED
Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.
Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Berita Pasar Saham dan Alat Penelitian
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:14 WIB

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:35 WIB

Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung

Berita Terbaru